Auto Tips

Tips Mempersiapkan Rumah untuk Kendaraan Listrik V2G

Tips Mempersiapkan Rumah untuk Kendaraan Listrik V2G

Seorang pembaca bernama Kevin yang sedang merenovasi rumah mengajukan pertanyaan kepada The Driven mengenai langkah-langkah yang harus disampaikan kepada teknisi listrik. Tujuannya agar rumah tersebut siap dipasangi teknologi pengisian dua arah *Vehicle-to-Home* (V2H) atau *Vehicle-to-Grid* (V2G) di masa depan, meskipun saat ini belum menggunakan baterai rumah.

Persiapan Papan Listrik dan Kabel

Menurut ulasan di The Driven, meskipun belum disarankan untuk memasang pengisi daya V2G saat ini kecuali dalam tahap uji coba, ada beberapa langkah pencegahan agar tidak perlu mengeluarkan biaya dua kali di kemudian hari. Langkah pertama adalah memastikan papan listrik atau *switchboard* baru memiliki ruang yang sangat longgar untuk ekspansi di masa depan.

Ruang ekstra tersebut diperlukan bukan hanya untuk tambahan pemutus arus dan kabelnya, melainkan juga untuk menempatkan monitor serta sensor energi. Pemilik rumah disarankan memilih papan listrik dengan kapasitas dua kali lipat dari jumlah pemutus arus yang dibutuhkan saat ini, misalnya kapasitas 24 jalur untuk 12 pemutus arus, karena selisih harganya sangat kecil.

Pemasangan Kabel Daya dan Data

Langkah berikutnya adalah meminta teknisi memasang kabel yang berukuran untuk menampung arus 32A atau 7kW, meskipun saat ini ujungnya hanya dipasangi stopkontak biasa. Jika rumah menggunakan pasokan satu fasa, gunakan kabel fasa tunggal, sedangkan untuk tiga fasa harus menggunakan kabel 32A tiga fasa dengan menyisakan ruang untuk pemutus arus tiga fasa di masa mendatang.

Selain itu, teknisi perlu menyisakan kelebihan kabel sepanjang satu atau dua meter di setiap ujungnya untuk mengantisipasi perubahan posisi kotak tambahan V2G nantinya. Penambahan kabel data antara lokasi pengisi daya dan papan listrik juga sangat dianjurkan saat renovasi, mengingat biayanya yang murah dan dapat menghindari pekerjaan berat di kemudian hari.

Penulis The Driven juga mengingatkan agar mempertimbangkan risiko ketiadaan daya cadangan jika mobil yang mendukung V2G sedang dibawa bepergian saat terjadi pemadaman listrik total. Tanpa adanya baterai kecil di rumah untuk menampung tenaga surya harian, rumah akan sepenuhnya tanpa pasokan listrik sampai kendaraan tersebut kembali ke rumah.

Sumber: The Driven

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *