Seorang pengemudi di Arizona harus berurusan dengan pihak berwenang setelah mengemudikan mobil tanpa kap mesin dengan kecepatan tinggi. Aksi nekat tersebut berujung pada penangkapan karena berbagai pelanggaran lalu lintas yang menumpuk.
Kendaraan Mencolok Tanpa Kap Mesin
Seperti dilaporkan Autoblog News mengutip unggahan Departemen Keamanan Publik Arizona (DPS), seorang petugas patroli jalan raya mendapati sebuah mobil Chevrolet Camaro melaju dengan kecepatan 105 mph atau sekitar 168 km/jam di zona 75 mph. Kendaraan tersebut langsung menarik perhatian petugas karena melaju dalam kondisi tanpa kap mesin dan tanpa bumper depan.
Meskipun negara bagian Arizona tidak mewajibkan inspeksi kendaraan tahunan, mengemudi dengan kecepatan tinggi menggunakan mobil yang kehilangan sebagian besar komponen depannya tentu memicu kecurigaan aparat. Ironisnya, mobil pelanggar tersebut dikejar oleh kendaraan patroli DPS yang juga menggunakan model Camaro, namun dalam kondisi lengkap tanpa kerusakan bodi.
Rentetan Pelanggaran SIM Pengemudi
Setelah pengemudi menepikan kendaraannya, pemeriksaan standar yang dilakukan petugas justru membongkar masalah yang jauh lebih besar. Berdasarkan catatan latar belakang, surat izin mengemudi (SIM) milik pengemudi tersebut ternyata telah ditangguhkan sebanyak tiga kali.
Penangguhan pertama terjadi pada Januari 2026 akibat masalah tanggung jawab keuangan. Sanksi serupa kembali dijatuhkan pada Maret 2026 karena aksi balap liar, disusul penangguhan ketiga pada Juni 2026 akibat mangkir dari panggilan pengadilan meskipun sebelumnya telah dua kali ditilang karena mengemudi dengan SIM yang dicabut.
Pihak Arizona DPS menyatakan bahwa pengemudi Camaro tersebut akhirnya ditahan atas tindak pidana ngebut secara kriminal serta mengemudi dengan SIM yang ditangguhkan. Pihak berwenang mengingatkan para pengemudi agar lebih berhati-hati di jalan dan mematuhi keputusan pengadilan terkait penangguhan SIM.
Sumber: Autoblog News








