Ekonomi Global

VW Tunda Pengembangan Golf Listrik Akibat Krisis Keuangan

VW Tunda Pengembangan Golf Listrik Akibat Krisis Keuangan
Daftar Isi
  1. Penghentian Sementara Pengembangan
  2. Kelanjutan Model Golf dan ID.3 Saat Ini
  3. Dampak Krisis Finansial

Volkswagen Group secara resmi mengonfirmasi bahwa pengembangan mobil listrik Golf generasi kesembilan ditunda untuk waktu yang belum ditentukan. Keputusan tersebut diambil akibat tantangan keuangan yang sedang dihadapi oleh produsen otomotif asal Jerman ini.

Penghentian Sementara Pengembangan

Kabar penundaan ini diumumkan dalam laporan hasil keuangan periode Januari hingga September 2026. David Powels selaku Chief Financial Officer (CFO) merek Volkswagen dan Brand Group Core menyatakan bahwa situasi pasar saat ini sangat menantang dan membebani hasil keuangan perusahaan.

“The market environment remains extremely challenging — and special items are weighing on our result. This makes it all the more important for us to systematically continue on our chosen course and sharpen our priorities further…One specific measure is therefore to temporarily pause development work on the future ID.Golf at the Volkswagen brand until we can securely accommodate the necessary investments,” ujar David Powels seperti dilaporkan CarScoops.

David Powels juga menambahkan bahwa meskipun penjualan lini kendaraan listrik mereka menarik dan mengalami peningkatan permintaan, margin keuntungan kendaraan listrik masih belum setinggi model mesin pembakaran internal. Hal tersebut menyebabkan peningkatan pangsa kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) turut mendongkrak tekanan biaya.

Kelanjutan Model Golf dan ID.3 Saat Ini

Sebelum penundaan ini, pengembangan Golf listrik sempat menghadapi kendala perangkat lunak dan perubahan prioritas merek terhadap arsitektur Scalable Systems Platform (SSP). Dengan adanya penundaan terbaru ini, peluncuran ID.Golf diperkirakan baru akan terjadi pada dekade 2030-an.

Kondisi ini membuat Golf generasi kedelapan bertenaga konvensional (ICE) yang diperkenalkan pada akhir 2019 dan mendapat pembaruan awal 2024 akan bertahan di pasaran selama lebih dari satu dekade. Hal serupa juga berlaku untuk model listrik ID.3 produksi 2019 yang mendapat penyegaran ekstensif pada 2026 dengan nama ID.3 Neo.

Dampak Krisis Finansial

ID.Golf bukan satu-satunya korban dari krisis keuangan internal Volkswagen Group. Jajaran produk perusahaan direncanakan akan dikurangi setengahnya dalam beberapa tahun mendatang, sementara tenaga kerja akan dipangkas hingga 50.000 orang, menambah daftar pemutusan hubungan kerja hingga mencapai sekitar 100.000 orang sejak 2024.

Berdasarkan laporan kinerja sembilan bulan pertama 2026, arus kas bersih Volkswagen Group anjlok sebesar 67 persen menjadi €1,434 miliar atau sekitar $1,60 miliar. Hasil operasional turun 8,3 persen menjadi €4,326 miliar atau sekitar $4,825 miliar, sementara pendapatan merosot 0,5 persen menjadi €106,417 miliar atau sekitar $118,67.

Angka penjualan kendaraan juga mengalami penurunan sebesar 0,5 persen menjadi 3.753.000 unit, dengan margin operasional turun dari 4,4 persen pada tahun sebelumnya menjadi 4,1 persen. Merek Volkswagen Passenger Cars menjadi salah satu yang paling terdampak dengan penurunan penjualan 1,8 persen, penurunan pendapatan 3 persen, serta penurunan hasil operasional dan margin masing-masing sebesar 45 persen dan 44 persen.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *