Amazon mengerahkan sebanyak 3.000 truk listrik buatan Tata Motors ke dalam jaringan transportasi mereka di India. Langkah tersebut memperluas upaya elektrifikasi armada perusahaan melampaui pengiriman jarak pendek terakhir (last-mile delivery).
Ekspansi Jaringan Transportasi dan Pengisian Daya
Armada truk listrik tersebut akan bertugas mengangkut berbagai kiriman pelanggan di antara fasilitas-fasilitas perusahaan, di dalam wilayah perkotaan, serta sepanjang koridor pengangkutan barang. Pada tahap awal, Amazon memasukkan truk listrik kategori ringan dan menengah ke dalam jaringan transportasi jarak menengah milik mereka.
Berikutnya, fase lanjutan akan memperluas jangkauan operasional kendaraan tersebut hingga ke ruas-ruas jalan tol utama tingkat nasional. Para mitra pengangkutan Amazon nantinya akan memiliki sekaligus mengoperasikan kendaraan-kendaraan ramah lingkungan itu secara langsung.
Peluncuran perdana dijadwalkan mulai berlangsung di Delhi bertepatan dengan musim perayaan di India, saat volume pengangkutan barang mencapai titik tertinggi setiap tahunnya. Seluruh armada ini akan didukung oleh infrastruktur pengisian daya khusus, termasuk stasiun pengisian yang dikembangkan bersama penyedia infrastruktur Yahhvi.
Spesifikasi Kendaraan dan Komitmen Perusahaan
Truk listrik Tata Ultra E.7 dirancang khusus untuk kebutuhan logistik perkotaan serta regional. Kendaraan tersebut dilengkapi dengan kemampuan pengisian daya cepat arus searah (DC fast charging), sistem pengereman regeneratif, serta berbagai fitur keselamatan bawaan.
Wakil Presiden Amazon, Abhinav Singh, mengatakan bahwa pihaknya telah mencatat kemajuan pesat dalam transisi energi di negara tersebut. “Kami telah memiliki lebih dari 15.000 kendaraan listrik yang beroperasi di lebih dari 500 kota,” ujar Abhinav, seperti dilaporkan Charged EVs. Ia menambahkan, perusahaan juga mendukung pengembangan infrastruktur agar adopsi kendaraan listrik menjadi lebih mudah bagi para mitra pengangkut dan pengemudi.
Sementara itu, Wakil Presiden sekaligus Kepala Truk Tata Motors, Rajesh Kaul, menyatakan bahwa penggunaan truk listrik di negara tersebut kini telah bergeser dari tahap uji coba menuju fase adopsi yang lebih luas. “Bekerja sama dengan Amazon India, kami melampaui sekadar pengerahan kendaraan untuk menyediakan infrastruktur pengisian daya, servis, dan dukungan operasional,” tutur Rajesh kepada Charged EVs.
Sumber: Charged EVs






