Daftar Isi
Mobil performa modern saat ini kerap menawarkan tenaga yang begitu besar sehingga hampir mustahil untuk menikmati potensi penuhnya di jalan raya umum. Menurut ulasan TopSpeed, kondisi tersebut membuat mobil seperti Mazda MX-5 Miata tetap diminati pada 2026 meskipun keluaran tenaganya berada di bawah 200 tenaga kuda.
Miata Membuktikan Tenaga Besar Bukan Syarat Utama Keseruan Berkendara
Mazda MX-5 Miata telah lama menjadi tolok ukur kendaraan bersenang-senang dengan biaya dan tenaga rendah sejak kemunculannya pada era 1980-an. Berdasarkan data TopSpeed, model 2026 dibanderol mulai dari 30.730 dolar Amerika Serikat untuk varian Sport, menjadikannya mobil sport paling terjangkau di pasar otomotif saat ini.
Meski kerap dikritik karena minimnya varian mesin bertenaga tinggi, Mazda berargumen bahwa karakteristik tersebut justru menjadi inti kepribadian mobil ini. Miata saat ini mengandalkan mesin empat silinder segaris 2,0 liter yang menghasilkan 181 tenaga kuda serta torsi 151 pon-kaki. Angka tersebut bahkan melampaui satu-satunya Miata berturbo yang pernah diproduksi, yakni Mazdaspeed MX-5 Miata keluaran 2004 hingga 2005.
Mazda menilai bahwa tenaga yang terlalu besar justru dapat mengurangi unsur kesenangan berkendara. Daya tarik Miata bersumber dari rancangan bodi yang sangat ringan serta keseimbangan bobot yang hampir sempurna, sehingga pengemudi dapat merasakan hubungan erat dengan kendaraan yang sulit ditemukan pada mobil performa modern berukuran besar.
Lotus Evora Menghadirkan Keterlibatan Pengemudi ala Supercar
Bagi pengemudi yang menginginkan dinamika ala Miata namun dipadukan dengan mesin berkapasitas besar, TopSpeed mencatat bahwa Lotus Evora menjadi salah satu pilihan utama. Pertama kali diproduksi untuk model tahun 2010, Evora dirancang sebagai mobil jalan raya Lotus yang dapat menjangkau khalayak lebih luas, termasuk pengendara dengan tinggi badan di atas enam kaki.
Kendaraan ini menggunakan mesin tengah Toyota 3,5 liter 2GR-FE V-6 berkonfigurasi melintang yang menghasilkan 276 tenaga kuda. Tenaga tersebut disalurkan melalui pilihan transmisi manual enam percepatan atau otomatis enam percepatan. Varian standar ini kemudian disusul oleh Evora S supercharged bertenaga 345 tenaga kuda yang menuntut disiplin gas lebih tinggi.
Evolusi berlanjut pada model tahun 2017 ketika Evora 400 hadir membawa tenaga 400 tenaga kuda, disusul Evora GT pada 2020 yang menjadi versi terkuat untuk pasar Amerika Serikat dengan tenaga 416 tenaga kuda. Merujuk data Classic.com yang dikutip TopSpeed, rata-rata harga jual Evora dalam setahun terakhir berada di angka 54.406 dolar Amerika Serikat dari total 33 penjualan terverifikasi, dengan kisaran harga keseluruhan mulai dari 24.500 hingga 94.000 dolar Amerika Serikat.
Lotus Emira Meneruskan Filosofi Berfokus pada Pengemudi
Sebagai penerus Evora, Lotus Emira mempertahankan formula berkendara mentah yang sama namun dibekali tingkat penyempurnaan modern yang lebih tinggi. Pilihan mesin V-6 supercharged bertenaga 400 tenaga kuda tetap dipertahankan, sementara opsi mesin empat silinder segaris dengan turbo buatan AMG juga disediakan bagi konsumen.
Berdasarkan catatan Classic.com dalam laporan TopSpeed, rata-rata harga jual Emira berada di angka 87.807 dolar Amerika Serikat dari 29 transaksi terverifikasi. Perbedaan paling mencolok antara Emira dan pendahulunya terletak pada kualitas kabin yang kini menyertakan kelengkapan modern seperti layar sentuh dan integrasi telepon pintar, memberikan pilihan bagi pengemudi yang mengutamakan kenyamanan di samping performa.
Sumber: TopSpeed








