Auto Niaga

Penjualan Nissan di AS Naik 10 Persen di Tengah Penurunan China

Penjualan Nissan di AS Naik 10 Persen di Tengah Penurunan China
Daftar Isi
  1. Pertumbuhan di Pasar Domestik Jepang
  2. Tantangan di China dan Penyesuaian Global
  3. Penguatan Strategi Lokalisasi

Kinerja penjualan Nissan di pasar utama menunjukkan hasil positif berdasarkan laporan resmi produksi dan penjualan bulan September 2026 dari pabrikan otomotif tersebut. Penjualan Nissan di Amerika Serikat mengalami lonjakan sebesar 10,4 persen secara tahun ke tahun dengan total mencapai 75.401 unit. Keberhasilan ini didorong oleh penerapan strategi yang mengutamakan sektor ritel domestik. Divisi kendaraan mewah Infiniti juga mencatatkan kinerja gemilang dengan peningkatan penjualan ritel sebesar 20,3 persen, yang ditopang oleh rekor performa QX80 dan pertumbuhan pesat QX65.

Pertumbuhan di Pasar Domestik Jepang

Tren positif tidak hanya terjadi di Amerika Utara, di mana penjualan Nissan di Jepang pada bulan September turut melesat sebesar 17,7 persen. Capaian tersebut menandai pertumbuhan tahun ke tahun yang terjadi selama empat bulan berturut-turut. Lonjakan di pasar domestik ini didukung kuat oleh penjualan kendaraan mini Roox yang sukses melampaui 10.000 unit, serta model Elgrand yang mencatatkan lebih dari 10.000 pesanan kumulatif sejak diperkenalkan pada bulan Juli lalu.

Tantangan di China dan Penyesuaian Global

Kendati Amerika Serikat dan Jepang mencatatkan pertumbuhan, dinamika pasar global menuntut langkah strategis yang cermat. Angka penjualan global secara keseluruhan pada bulan September berada di level 249.759 unit, atau mengalami penurunan sebesar 10,2 persen. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh anjloknya volume penjualan di China sebesar 61,6 persen akibat persaingan regional yang sangat ketat.

Untuk merespons kondisi tersebut, Nissan mempercepat transisi menuju kendaraan energi baru atau New Energy Vehicles (NEV) serta memperbarui model seperti N7 demi memenuhi ekspektasi konsumen di China. Jajaran manajemen eksekutif juga melakukan penyesuaian strategi dengan menghentikan usaha layanan finansial yang memakan biaya besar guna melindungi arus kas. Langkah efisiensi ini dibarengi dengan pemangkasan produksi global sebesar 17,8 persen untuk mengoptimalkan rantai pasok dan menjaga profitabilitas perusahaan.

Penguatan Strategi Lokalisasi

Laporan bulan September juga menyoroti langkah agresif Nissan dalam mengelola rantai pasokan. Guna memenuhi tingginya permintaan di Amerika Utara, pabrikan asal Jepang ini meningkatkan volume ekspor kendaraan dari Jepang ke wilayah tersebut sebesar 52,7 persen pada bulan yang sama.

Di samping itu, produksi pabrik Nissan di Amerika Serikat juga mencatatkan kenaikan sebesar 16,8 persen menjadi 53.906 unit. Ke depan, perusahaan berfokus memaksimalkan portofolio buatan Amerika Serikat seperti Frontier, Pathfinder, dan Rogue untuk mencapai target ambisius berupa tingkat lokalisasi manufaktur sebesar 80 persen di negara tersebut pada tahun 2030.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *