Auto News

Chevrolet Dikabarkan Batalkan Rencana SUV dan Mobil Listrik Corvette

Chevrolet Dikabarkan Batalkan Rencana SUV dan Mobil Listrik Corvette

Chevrolet dikabarkan telah menunda rencana untuk memperluas jajaran mobil sport Corvette melalui peluncuran dua model kendaraan listrik baru. Laporan mengenai pengembangan varian baru tersebut mulanya mencuat di awal dekade ini seiring meningkatnya tren kendaraan listrik global.

Penundaan Proyek Kendaraan Listrik Baru

Menurut laporan GM Authority seperti dikutip dari Autoblog News, rencana pengembangan SUV dengan sandi internal V224 serta mobil sport dua pintu bertenaga listrik berkode V284 telah dihentikan sementara. Sebuah varian fastback juga sempat masuk dalam tahap persiapan, meski media tersebut kurang memastikan keberadaannya. Kendaraan-kendaraan itu awalnya dijadwalkan meluncur pada rentang tahun 2025 hingga 2026, tetapi belum ada satupun yang terwujud hingga menjelang akhir tahun ini.

Meskipun laporan tersebut tidak merinci alasan di balik penghentian proyek ekspansi itu, kondisi pasar kendaraan listrik yang mengalami perlambatan di Amerika Serikat turut menjadi faktor penentu. Permintaan yang melandai membuat model-model baru berisiko menghadapi situasi pasar yang kurang menguntungkan. Di sisi lain, angka penjualan mobil sport Corvette justru mencatatkan peningkatan. Kendaraan sport asal Amerika tersebut terjual sebanyak 6.585 unit pada kuartal ketiga tahun 2026, yang menunjukkan kenaikan sebesar 28,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kondisi ini mengindikasikan bahwa formula yang ada saat ini masih berjalan dengan baik bagi pabrikan.

Strategi Elektrifikasi General Motors

Di luar kabar penundaan tersebut, General Motors selaku induk perusahaan belum memberikan konfirmasi resmi. Langkah elektrifikasi dari pabrikan ini justru terlihat melalui persiapan pabrik perakitan Lansing Delta Township untuk memproduksi kendaraan hibrida guna merespons pertumbuhan permintaan di Amerika Serikat. Saat ini, Corvette sendiri masih menjadi satu-satunya lini hibrida melalui varian Grand Sport X dan ZR1X yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 1.250 tenaga kuda.

Gagasan ekspansi tersebut pertama kali muncul sejak tahun 2022 ketika tren kendaraan listrik sedang melonjak. Kendati rencana tersebut kini dikabarkan batal, kepala teknisi Corvette, Tony Roma, sempat menyatakan bahwa merek tersebut pada akhirnya akan beralih sepenuhnya ke tenaga listrik, meski hal itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *