Auto News

Bos Volkswagen Sebut Perusahaan Tak Mampu Danai Golf Listrik

Bos Volkswagen Sebut Perusahaan Tak Mampu Danai Golf Listrik

Keputusan Volkswagen untuk menghentikan sementara pengembangan mobil listrik Golf kini memunculkan kekhawatiran baru setelah laporan dari Motor1.com mengungkap kondisi finansial perusahaan. CEO Volkswagen Thomas Schäfer menyatakan secara terus terang dalam sebuah memo internal bahwa perusahaannya saat ini tidak memiliki anggaran untuk mendanai proyek tersebut.

Pabrik Wolfsburg Gagal Capai Target Penghematan

Melalui laporan Reuters yang dikutip Motor1.com, Schäfer mengakui bahwa Golf memiliki arti yang sangat besar bagi perusahaan maupun kota Wolfsburg sehingga keputusan tersebut sangat sulit diambil. Hatchback legendaris ini telah beredar sejak tahun 1974 dan mencatatkan penjualan lebih dari 37 juta unit di seluruh dunia melalui delapan generasi.

Memo internal itu turut mengungkap bahwa pabrik utama Volkswagen di Wolfsburg sedang berjuang memenuhi target finansial mereka. Pabrik tersebut dilaporkan mengalami kekurangan dana sebesar 300 juta euro atau setara dengan 336 juta dolar Amerika Serikat dari target pemotongan biaya yang ditetapkan, sehingga manajemen harus memperketat pengeluaran.

Kendati pabrik Wolfsburg tidak termasuk dalam daftar empat fasilitas produksi di Jerman yang terancam ditutup dalam rencana restrukturisasi, angka-angka tersebut menunjukkan luasnya masalah keuangan yang melanda perusahaan. Volkswagen sendiri berencana menghapuskan sekitar 100.000 pekerjaan di Jerman, sementara hubungan dengan serikat pekerja merenggang akibat perbedaan pendapat strategi restrukturisasi serta rencana investasi Audi sebesar 4 miliar dolar Amerika Serikat untuk pabrik baru di Amerika Serikat.

Jadwal Peluncuran dan Masa Depan Golf

Dewan pekerja Volkswagen menyatakan bahwa pembekuan anggaran sementara pada tahap pengembangan awal ini tidak akan memengaruhi jadwal peluncuran generasi kesembilan Golf karena waktu yang hilang diyakini dapat dikejar kembali. ID. Golf diproyeksikan menjadi salah satu model produksi perdana yang menggunakan arsitektur Scalable Systems Platform yang dirancang untuk menyederhanakan pengembangan kendaraan dan menekan biaya.

Platform tersebut sebelumnya dijadwalkan hadir pada tahun 2026 namun mengalami penundaan yang signifikan, sementara Volkswagen memperkirakan model listrik ini baru akan hadir menjelang akhir dekade ini. Sambil menunggu kehadiran versi listriknya, model Volkswagen Golf bermesin pembakaran internal diperkirakan masih akan bertahan selama beberapa tahun ke depan dengan rencana pemindahan produksi dari Wolfsburg ke Puebla, Meksiko, pada tahun 2027.

Kondisi ini menegaskan bahwa jalan menuju elektrifikasi tidak semudah yang diharapkan oleh Volkswagen di tengah tekanan biaya restrukturisasi, penurunan permintaan di Tiongkok, serta tuntutan pemotongan pengeluaran. Kesulitan pendanaan untuk babak baru mobil yang menjadi identitas perusahaan tersebut turut memunculkan tanda tanya besar mengenai kemampuan grup otomotif tersebut dalam mewujudkan rencana elektrifikasi mereka secara keseluruhan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *