Akuisisi Iveco oleh Tata Motors disertai dengan komitmen perlindungan hukum dari pemerintah Italia yang mengikat. Kesepakatan ini mencakup kelanjutan pasokan komponen untuk operasional pertahanan Leonardo serta mempertahankan fasilitas manufaktur, riset, dan kekayaan intelektual di Italia.
Integrasi dalam Rantai Pasok Pertahanan Eropa
Tata Motors kini masuk dalam rantai pasok militer Eropa sebagai pemasok tingkat satu (Tier-1) untuk lini manufaktur pertahanan Iveco yang sebelumnya telah dijual kepada Leonardo sebagai bagian dari rangkaian transaksi keseluruhan.
Iveco Group mulanya memiliki divisi pertahanan tersendiri yang memproduksi kendaraan militer dengan merek IDV serta truk berat bermerek ASTRA. Sehubungan dengan penawaran tender publik oleh Tata Motors untuk mengakuisisi Iveco Group, lini bisnis pertahanan yang dianggap strategis bagi kepentingan nasional tersebut secara khusus dikeluarkan dari cakupan akuisisi.
Iveco Group kemudian menjual unit bisnis pertahanannya kepada Leonardo S.p.A. dengan nilai perusahaan sebesar 1,7 miliar euro atau setara dengan harga pembelian 1,6 miliar euro. Proses pengalihan tersebut rampung pada 18 Maret 2026.
Syarat Ketat Pemerintah Italia dan Tata Kelola Data
Pada 29 Oktober 2025, Presidensi Dewan Menteri Italia memberikan izin Investasi Langsung Asing (FDI) untuk transaksi Tata Motors dengan syarat-syarat khusus yang mengikat. Salah satu ketentuan utama dari persetujuan regulator tersebut mewajibkan grup pembeli untuk menjamin kelangsungan pasokan komponen, produk, dan layanan kepada perusahaan-perusahaan di bawah bisnis pertahanan Leonardo S.p.A.
Keputusan tersebut secara hukum mewajibkan Tata Motors untuk mempertahankan fasilitas produksi, pusat riset dan pengembangan, serta tingkat investasi riset historis di dalam wilayah Italia. Seluruh paten, inisiatif riset ilmiah, dan hak kekayaan intelektual juga harus tetap berada di dalam perusahaan operasional Iveco di Italia.
Pemerintah Roma turut menerapkan pengamanan ketat terkait tata kelola teknologi dan data. Seluruh data yang dikumpulkan oleh anak perusahaan Iveco di Eropa melalui teknologi berpemilik wajib disimpan di dalam wilayah Uni Eropa, serta secara tegas melarang pembagian data dengan entitas di luar Uni Eropa.







