Dunia otomotif dinilai kekurangan desain mobil baru yang benar-benar keren atau menyenangkan dalam hampir 30 tahun terakhir. Menurut ulasan Jalopnik, mobil produksi massal terakhir yang tampil beda dan berani bermain dengan bentuk visual adalah Plymouth Prowler keluaran tahun 1997.
Keunikan dan Daya Tarik Plymouth Prowler
Plymouth Prowler hadir dengan memadukan unsur retrofuturisme dan estetika hot-rod zaman dulu, menciptakan tampilan yang belum pernah ada sebelumnya di jalanan. Perancang utama Chrysler Corporation kala itu, Tom Gale, bertanggung jawab atas mahakarya tersebut serta sejumlah konsep unik seperti Chrysler Thunderbolt, Atlantic, dan Phaeton. Meskipun Dodge Viper yang diluncurkan lebih dulu pada dekade yang sama mengutamakan kecepatan fungsi di atas bentuk, Prowler justru tampil maksimal dalam hal gaya.
Kecintaan penulis terhadap mobil tersebut bermula saat usianya menginjak 10 tahun pada 1997, ketika Prowler pertama kali hadir di diler dalam balutan warna ungu metalik. Berbagai kenangan masa kecil seperti model skala, kaus, poster diler, hingga kliping majalah menghiasi kamar demi mobil impian tersebut. Meskipun memiliki kekurangan seperti performa mesin yang ditenagai V6 mirip minivan, keberanian desain mobil ini dinilai belum ada tandingannya hingga saat ini.
Kondisi Desain Otomotif Saat Ini
Para perancang mobil masa kini dinilai kehilangan keberanian karena sebagian besar kendaraan tampil berbentuk menyerupai telur, dilengkapi lampu depan LED tipis, pilar A tebal, serta minimalisme tajam yang kaku. Desain interior pun kini didominasi dasbor minimalis dengan layar sentuh besar di bagian tengah, jauh berbeda dari Prowler yang meski interiornya tidak terlalu mewah, tetap menyajikan instrumen unik seperti panel pengukur yang senada dengan warna bodi dan takometer di kolom kemudi.
Kehadiran Prowler dulunya merupakan upaya Plymouth yang kala itu sedang terpuruk untuk melakukan gebrakan besar. Kendati demikian, langkah tersebut justru memicu gelombang desain tiruan bergaya retro yang dinilai tidak membawa hal baru, termasuk lahirnya PT Cruiser sebelum merek Plymouth akhirnya tutup usia. Tren mengambil inspirasi dari masa lalu bahkan merambah ke merek-merek lain seperti Mustang, Mini, Challenger, hingga ID.Buzz dan Ferrari.
Estetika desain global saat ini dinilai cenderung mengarah pada keagresifan yang hambar akibat beban pesimisme sosial, mulai dari persoalan ekonomi hingga iklim yang mengkhawatirkan. Para perancang mobil diharapkan dapat meninggalkan tren meniru gaya masa lalu ala Prowler dan mulai mengusung optimisme masa depan yang lebih menggugah.







