Pemasok komponen otomotif Divgi Torq Transfer Systems mengumumkan kenaikan laba bersih secara tahunan pada kuartal kedua tahun fiskal yang didorong oleh tingginya permintaan OEM untuk komponen transmisi.
Kinerja Keuangan dan Pendapatan
Divgi Torq Transfer Systems melaporkan laba bersih mandiri sebesar Rp26,49 crore pada Q2 tahun fiskal 2027, mengalami lonjakan sebesar 146,5 persen dari angka Rp10,75 crore pada periode yang sama tahun sebelumnya. Secara kuartal ke kuartal, laba bersih mandiri mengalami kenaikan sebesar 5 persen dibandingkan dengan pencapaian Rp25,24 crore pada Q1 tahun fiskal 2027. Pertumbuhan pendapatan ini ditopang oleh ekspansi volume yang berkelanjutan dalam pasokan sistem transfer torsi dan komponen transmisi yang melampaui kenaikan total biaya operasional.
Pendapatan operasional mandiri pada Q2 tahun fiskal 2027 melonjak 72,5 persen secara tahunan menjadi Rp143,09 crore dari Rp82,97 crore pada Q2 tahun fiskal 2026, serta tumbuh 4,3 persen dari Rp137,14 crore pada Q1 tahun fiskal 2027. Total pengeluaran mandiri selama kuartal tersebut meningkat 53,9 persen secara tahunan menjadi Rp113,22 crore dibandingkan Rp73,59 crore pada kuartal yang sama tahun lalu, serta naik 4,8 persen dari Rp108,01 crore pada Q1 tahun fiskal 2027. Peningkatan pengeluaran ini terutama dipicu oleh biaya bahan baku yang naik 69,5 persen secara tahunan menjadi Rp59,81 crore dari Rp35,29 crore.
Kinerja Konsolidasi dan Ekspansi Anak Usaha
Untuk kinerja konsolidasi, pendapatan operasional tercatat sebesar Rp143,09 crore dengan total pengeluaran mencapai Rp113,31 crore dan laba bersih setelah pajak dilaporkan sebesar Rp26,40 crore. Kuartal ini menandai pelaporan keuangan konsolidasi perdana perusahaan setelah pendirian anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki di Amerika Serikat, yaitu Divgi Transmission Technologies and Systems Inc., pada tanggal 4 Juni 2026. Auditor mencatat bahwa anak perusahaan luar negeri yang baru dibentuk tersebut menyumbang total aset sebesar Rp2,78 crore per tanggal 30 September 2026.






