Samvardhana Motherson International menjalin kerja sama penelitian dan pengembangan dengan Nanyang Technological University, Singapura, untuk mengindustrialisasi teknologi pelapisan induksi magnetik bagi operasional manufaktur. Kolaborasi yang dimediasi oleh anak perusahaan Motherson di Singapura, MSSL (S), ini menargetkan penerapan metode induksi Spinheat di dunia nyata guna memangkas waktu pengerasan lapisan dan menekan penggunaan energi dalam lini produksi otomotif.
Penerapan Metode Spinheat
Teknologi tersebut memanfaatkan nanopartikel magnetik yang tertanam di dalam bahan perekat dan resin untuk mengeraskan lapisan industri secara langsung di bawah medan magnet bolak-balik. Proses ini dirancang untuk mempercepat waktu pengerasan sekaligus menurunkan konsumsi energi apabila dibandingkan dengan metode oven termal konvensional.
Berdasarkan pengujian laboratorium awal yang dilakukan oleh para periset di School of Materials Science and Engineering NTU, pendekatan Spinheat mampu menghasilkan kekuatan rekat yang setara dengan proses pengerasan oven standar berdurasi 24 jam dalam jangka waktu sekitar satu jam.
Direktur Motherson Singapore, Dhruv Mehra, menyatakan bahwa kemitraan dengan NTU Singapura dan pemanfaatan metodologi SVAG E3 milik perusahaan membuka peluang besar untuk membawa ilmu material canggih ke dalam lingkungan manufaktur nyata guna mewujudkan proses yang lebih cepat, bersih, dan efisien.





