Daftar Isi
Toyota bersiap menghadirkan transformasi besar pada mobil terlarisnya melalui kehadiran varian bertenaga listrik penuh. Versi purwarupa Toyota Corolla Cross EV untuk pertama kalinya tertangkap kamera saat sedang diuji coba di jalan raya jelang peluncuran yang diperkirakan pada 2027.
Transformasi Besar Mobil Terlaris Dunia
Chief Executive Officer Toyota Koji Sato menyatakan bahwa Corolla akan tetap menjadi kendaraan untuk semua orang. Pernyataan tersebut disampaikan usai peluncuran konsep generasi penerus Corolla pada ajang Japan Mobility Show tahun sebelumnya.
Sejak pertama kali dipasarkan enam dekade lalu, lebih dari 57 juta pengemudi telah memilih kendaraan tersebut. Angka penjualan itu menjadikan model tersebut sebagai kendaraan terlaris sepanjang masa bagi pabrikan asal Jepang itu.
Kendaraan ringkas ini telah mengalami dua belas kali perubahan model sejak 1966. Meski masih mencatatkan angka penjualan tinggi, daya tarik model tersebut dinilai mulai berkurang di tengah kemunculan berbagai opsi kendaraan baru yang lebih canggih dan efisien.
Melalui generasi terbarunya, pabrikan berupaya mengubah situasi tersebut dengan menghadirkan berbagai pilihan penggerak. Sato menjelaskan bahwa perusahaan akan menghadirkan mobil yang menarik untuk dikendarai apapun sumber tenaganya, baik baterai listrik murni, hibrida *plug-in*, hibrida, maupun mesin pembakaran internal.
Uji Coba dan Spesifikasi Varian Baru
Menjelang debut yang dijadwalkan pada 2027, sebuah kendaraan kamuflase yang diyakini sebagai Corolla Cross EV terlihat melintas di dekat kantor pusat Eropa serta pusat riset dan pengembangan milik Toyota. Gambar terbaru yang dipublikasikan oleh media asal Tiongkok, Autohome, memperlihatkan kendaraan yang diduga sebagai Corolla Cross listrik tersebut dilengkapi gril tertutup rapat dan desain bodi yang khas, seperti dilaporkan oleh Electrek.
Model terbaru ini akan menjadi kendaraan perdana yang mengandalkan platform jalur ganda atau multipathway terbaru dari Toyota. Platform tersebut dirancang agar mampu mendukung berbagai jenis sistem penggerak mulai dari listrik, hibrida, hingga bensin.
Hingga saat ini, pihak pabrikan belum membeberkan spesifikasi rinci mengenai kapasitas baterai maupun dapur pacu kendaraan tersebut. Kendati demikian, wujud versi produksi dari mobil listrik ini diprediksi tidak akan jauh berbeda dari versi konsepnya yang memiliki siluet menyerupai mobil sport serta emblem tulisan besar di bagian belakang.
Rencana Produksi dan Perkiraan Harga
Dalam wawancara eksklusif bersama media Jepang NHK pada Juli lalu, Chairman Toyota Akio Toyoda mengingatkan bahwa perusahaannya tidak akan mampu bertahan apabila gagal beradaptasi dengan persaingan dan teknologi baru yang berasal dari Tiongkok. Dalam program khusus di fasilitas pengembangan rahasia tersebut, tampak sejumlah siluet bodi konsep Corolla yang disamarkan, meliputi model sedan, *hatchback*, *crossover*, dan varian GR.
Berdasarkan laporan Nikkei, pabrikan otomotif tersebut berencana memulai produksi generasi terbaru Corolla pada 2028 melalui kerja sama patungan bersama perusahaan asal Tiongkok, FAW Group, lewat bendera FAW Toyota Motor. Varian mobil listrik murni ini diproyeksikan hadir dalam pilihan motor tunggal serta ganda dengan jarak tempuh minimal mencapai 250 mil.
Sementara itu, varian hibrida dikabarkan akan mengandalkan mesin empat silinder berkapasitas 1,5 liter yang dikombinasikan dengan motor listrik. Sejumlah insinyur Toyota mengungkapkan kepada Car and Driver bahwa sistem tersebut sanggup memproduksi tenaga sekitar 134 tenaga kuda serta menawarkan efisiensi 10 hingga 20 persen lebih baik ketimbang model saat ini.
Pihak produsen belum memberikan kepastian resmi mengenai kehadiran varian listrik tersebut di pasaran Amerika Serikat. Berdasarkan estimasi Car and Driver, versi bensin akan dipasarkan mulai kisaran harga 25.000 dolar Amerika Serikat, varian hibrida di angka 27.000 dolar Amerika Serikat, sedangkan model listrik dan *plug-in hybrid* diperkirakan dibanderol pada kisaran 30.000 dolar Amerika Serikat.
Sumber: Electrek







