Hyundai Staria EV kini hadir sebagai solusi kendaraan komersial bertenaga listrik yang dirancang untuk menggantikan peran van bermesin diesel maupun hibrida. Dengan harga mulai dari sekitar 71.000 dolar Australia sebelum biaya di jalan, kendaraan ini menawarkan kombinasi antara teknologi modern dan fungsionalitas untuk kebutuhan bisnis.
Spesifikasi dan Performa
Kendaraan ini dibekali dengan baterai berkapasitas 84 kWh yang menggerakkan sistem penggerak roda depan dengan tenaga mencapai 160 kW. Berdasarkan standar WLTP, Hyundai Staria EV mampu menempuh jarak hingga 450 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Salah satu keunggulan utama dari Staria EV adalah penggunaan arsitektur 800V yang mendukung pengisian daya cepat. Pada pengisi daya cepat DC 350 kW, baterai kendaraan ini dapat diisi dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20 menit.
Kapasitas dan Fitur Pendukung
Dari sisi utilitas, Staria EV mempertahankan keunggulan ruang kargo yang sama dengan varian diesel dan hibrida, yakni sekitar 5.000 liter. Kendaraan ini juga dirancang untuk kebutuhan angkut berat dengan kapasitas muatan lebih dari satu ton serta kemampuan menarik beban hingga dua ton untuk trailer dengan rem.
Bagi pelaku bisnis dan pekerja lapangan, Hyundai menyematkan fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang menyediakan daya listrik hingga 4 kW melalui stopkontak internal. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan berbagai peralatan kerja langsung dari sumber daya mobil.
Selain kemampuan teknis tersebut, ulasan ini juga menyoroti aspek teknologi interior serta fitur-fitur praktis lainnya yang menjadi standar pada Hyundai Staria EV untuk mendukung efisiensi operasional harian.
Sumber: The Driven




