Auto News

Produksi Polestar 2 Berakhir, Tandai Akhir Era Mobil Listrik

Produksi Polestar 2 Berakhir, Tandai Akhir Era Mobil Listrik
Daftar Isi
  1. Perjalanan Polestar 2 sebagai Fondasi Merek
  2. Performa di Pasar Australia
  3. Evolusi Teknis dan Strategi Harga
  4. Masa Depan Polestar

Produksi model orisinal Polestar 2 di pabrik Luqiao, China, telah resmi berakhir. Kendaraan berjenis fastback listrik ini merupakan model yang membangun reputasi merek Polestar di kancah global dan mencatatkan lebih dari 6.700 pengiriman di Australia.

Perjalanan Polestar 2 sebagai Fondasi Merek

Awalnya dirancang sebagai produk Volvo, Polestar 2 kemudian beralih menjadi model arus utama pertama bagi Polestar. Mobil ini menjadi penopang utama perusahaan saat mereka mulai mengembangkan jajaran produk yang lebih luas. Hingga Februari 2026, Polestar mencatat penjualan global sebanyak lebih dari 190.000 unit. CEO Polestar, Michael Lohscheller, menyebut model ini sebagai fondasi dari merek mereka.

Desain mobil ini berakar dari Volvo Concept 40.2 yang diperkenalkan pada 2016. Setelah Polestar menjadi merek mandiri, konsep tersebut dikembangkan menjadi Polestar 2 yang mulai diproduksi pada 2020 sebagai mobil listrik penuh pertama perusahaan, menyusul model plug-in hybrid Polestar 1.

Performa di Pasar Australia

Di Australia, pengiriman Polestar 2 kepada pelanggan dimulai pada Maret 2022 dengan harga mulai dari 59.900 dolar Australia. Penjualan sempat mencapai puncaknya pada 2023 dengan 2.463 unit, sebelum akhirnya melandai menjadi 1.459 unit pada 2024 dan 746 unit pada 2025 akibat meningkatnya persaingan harga dari produsen mobil listrik asal China lainnya. Hingga Oktober 2026, total pengiriman di Australia mencapai 6.706 unit.

Saat ini, peran Polestar 2 sebagai penyumbang volume penjualan terbesar di Australia telah digantikan oleh SUV Polestar 4. Selain itu, perusahaan juga telah memperluas jajaran produknya dengan menghadirkan SUV Polestar 3 dan sedan Polestar 5.

Evolusi Teknis dan Strategi Harga

Selama enam tahun masa produksinya, Polestar 2 mengalami berbagai pembaruan signifikan. Salah satu perubahan besar terjadi pada 2023, di mana sistem penggerak untuk varian motor tunggal diubah dari roda depan menjadi roda belakang. Pembaruan tersebut juga mencakup peningkatan motor, baterai, serta fitur keselamatan tambahan.

Terkait strategi penjualan, Lohscheller mengakui pada September 2025 bahwa terdapat beberapa kesepakatan penjualan di masa lalu yang seharusnya tidak dilakukan dengan cara tersebut. Perusahaan kemudian melakukan penyesuaian harga, termasuk kampanye diskon hingga 13.000 dolar Australia pada Januari 2026 untuk merespons persaingan pasar yang semakin ketat.

Masa Depan Polestar

Meskipun produksi model saat ini telah dihentikan, Polestar telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan generasi berikutnya dari Polestar 2 yang dijadwalkan hadir secara global pada awal tahun depan. Model baru ini akan tetap mempertahankan nama dan posisi fastback-nya.

Selain itu, Polestar memperkenalkan konsep Formula 2030 yang memberikan gambaran desain untuk generasi baru Polestar 2 dan SUV kompak Polestar 7 yang direncanakan meluncur pada 2028. Polestar Australia belum memberikan komentar resmi mengenai dampak penghentian produksi ini terhadap pasokan lokal, namun klarifikasi mengenai ketersediaan stok saat ini diharapkan akan segera diumumkan dalam beberapa hari ke depan.

Sumber: EV Central

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *