Performa pebalap debutan Veda Ega Pratama bersama Honda Team Asia di ajang Moto3 2026 berhasil mencuri perhatian publik. Veda sukses merebut podium kedua pada seri Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, serta finis di posisi ketiga pada seri Moto3 Brasil 2026 bulan Maret lalu.
Spesifikasi Honda NSF250RW
Dalam ajang Moto3 2026, Veda mengandalkan motor prototipe balap Honda NSF250RW yang dikembangkan khusus untuk kompetisi kelas tersebut. Kendaraan ini merupakan pengembangan dari Honda NSF250R yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012 silam sebagai penerus Honda RS125R dua tak.
Berdasarkan informasi dari situs resmi Honda Racing yang dikutip kabaroto.com, motor ini mengusung mesin 249,3 cc satu silinder, empat langkah, DOHC, dengan sistem pendingin cairan. Konfigurasi mesin tersebut dirancang khusus agar sanggup bekerja pada putaran tinggi di lintasan balap.
Di atas kertas, dapur pacu Honda NSF250RW sanggup menyemburkan tenaga maksimal mencapai 35,5 kW atau setara dengan 47,6 daya kuda pada putaran 13.000 rpm. Karakter tenaga tersebut memegang peranan vital untuk menghadapi persaingan sengit, khususnya ketika keluar dari tikungan dan melaju di trek lurus.
Secara dimensi, motor balap ini mempunyai panjang keseluruhan 1.809 mm, lebar 560 mm, dan tinggi 1.037 mm. Jarak sumbu rodanya tercatat 1.219 mm dengan jarak bebas ke tanah setinggi 107 mm.
Guna menunjang pengendalian, pabrikan menyematkan rangka aluminium twin-tube yang dirancang memiliki tingkat fleksibilitas tertentu demi memberikan kontrol maksimal kepada pebalap saat melakukan manuver. Sementara itu, tangki bahan bakar berbahan aluminium berkapasitas 11 liter dibuat ringan dan ramping demi mendukung ergonomi pebalap saat berpindah posisi.
Kaki-Kaki dan Status Motor Prototipe
Sektor kaki-kaki Honda NSF250RW mengandalkan suspensi depan jenis upside down dipadukan dengan suspensi belakang bersistem Pro-Link. Perpaduan komponen tersebut diklaim mampu menjaga stabilitas kendaraan secara optimal ketika melakukan pengereman, melibas tikungan, maupun berakselerasi.
Bagian roda menggunakan ukuran ban depan berprofil 90/580 R17 serta ban belakang berukuran 120/600 R17. Sebagai kendaraan prototipe murni, motor ini tidak diproduksi untuk diperjualbelikan secara bebas kepada konsumen umum, melainkan difungsikan sepenuhnya untuk kebutuhan kompetisi serta pengembangan performa tim.
Dua podium yang telah diamankan Veda membuktikan bahwa tunggangannya mampu bersaing di barisan depan menghadapi motor-motor tangguh pabrikan lain seperti KTM. Publik kini menantikan kelanjutan kiprah Veda dalam mengarungi sisa musim kompetisi Moto3 tahun ini.
Sumber: kabaroto » Post





