Ekonomi Global

Harga Mobil Listrik Bekas Kini Lampaui Kendaraan Bensin

Harga Mobil Listrik Bekas Kini Lampaui Kendaraan Bensin
Daftar Isi
  1. Harga Mobil Listrik Bekas Melampaui Kendaraan Bensin
  2. Kecepatan Penjualan Mobil Listrik
  3. Dominasi Audi, Toyota, dan Lexus
  4. Tantangan pada Model SUV Besar dan Pikap

Pasar kendaraan listrik (EV) bekas menunjukkan perubahan tren yang signifikan. Berdasarkan studi terbaru dari iSeeCars, harga mobil listrik bekas kini lebih mahal dibandingkan mobil berbahan bakar bensin, dengan waktu penjualan yang jauh lebih cepat di pasar.

Harga Mobil Listrik Bekas Melampaui Kendaraan Bensin

Selama beberapa tahun terakhir, mobil listrik bekas umumnya dijual lebih murah daripada mobil bensin karena faktor depresiasi dan kekhawatiran mengenai masa pakai baterai. Namun, tren tersebut kini berbalik. Pada September 2026, rata-rata harga jual mobil listrik bekas mencapai 32.533 dolar AS, sementara mobil bensin berada di angka 31.954 dolar AS. Artinya, mobil listrik kini lebih mahal sekitar 579 dolar AS dibandingkan mobil bensin.

Sebagai perbandingan, pada September 2025, mobil listrik bekas justru lebih murah 2.227 dolar AS dibandingkan kendaraan bensin. Secara keseluruhan, harga mobil listrik bekas meningkat 9,8 persen dari tahun ke tahun, jauh melampaui kenaikan harga mobil bensin yang hanya sebesar 0,3 persen. Sementara itu, mobil hibrida tetap menjadi kategori termahal dengan harga rata-rata 34.476 dolar AS atau naik 4,9 persen.

Peningkatan permintaan ini diduga dipicu oleh tingginya harga bahan bakar minyak, yang mendorong konsumen mencari penghematan biaya operasional melalui kendaraan listrik. Pemulihan ini juga terjadi setelah periode sulit di mana hilangnya insentif federal sempat menekan nilai jual kembali mobil listrik.

Kecepatan Penjualan Mobil Listrik

Selain harga yang meningkat, durasi mobil listrik berada di diler juga semakin singkat. Pada September 2026, rata-rata mobil listrik bekas terjual dalam 41,9 hari, lebih cepat dibandingkan 46,6 hari pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sebaliknya, waktu penjualan mobil bensin justru melambat dari 45,7 hari menjadi 54,8 hari.

Data ini menunjukkan bahwa mobil listrik bekas kini terjual hampir 13 hari lebih cepat daripada mobil bensin. Hal ini mengindikasikan bahwa konsumen semakin nyaman membeli kendaraan listrik bekas karena biaya kepemilikan yang lebih rendah dan ketersediaan unit yang lebih baik.

Dominasi Audi, Toyota, dan Lexus

Meskipun Tesla mencatat kenaikan harga yang signifikan, merek tersebut tidak memimpin daftar mobil listrik bekas yang paling cepat terjual. Audi Q4 Sportback e-tron menempati posisi pertama dengan waktu penjualan rata-rata hanya 29,8 hari. Model lain yang juga laris di pasar bekas adalah Toyota bZ4X (33,3 hari), Lexus RZ 300e (34,3 hari), Honda Prologue (35,0 hari), dan Audi Q4 e-tron (35,8 hari).

Di sisi lain, Tesla mencatat kenaikan harga yang cukup tajam. Model S mengalami kenaikan harga sebesar 22,5 persen menjadi 57.862 dolar AS, Model X naik 18 persen menjadi 61.309 dolar AS, dan Model 3 naik 15,4 persen menjadi 28.931 dolar AS. Meski harganya naik, Tesla tidak masuk dalam daftar 10 besar mobil listrik bekas yang paling cepat terjual.

Tantangan pada Model SUV Besar dan Pikap

Tidak semua segmen mobil listrik mengalami pertumbuhan yang sama. SUV listrik berukuran besar dan pikap membutuhkan waktu lebih lama untuk terjual. Cadillac Escalade IQ menjadi model yang paling lambat terjual dengan rata-rata 128,7 hari. Model lain seperti GMC Sierra EV dan Chevrolet Silverado EV juga mencatat waktu penjualan yang cukup lama, yakni masing-masing 93,2 hari dan 89,1 hari.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa pembeli di pasar mobil listrik bekas cenderung memprioritaskan keterjangkauan dan kepraktisan dibandingkan ukuran kendaraan yang besar. Sebagai contoh, Chevrolet Equinox EV yang lebih terjangkau hanya membutuhkan waktu 36,7 hari untuk terjual, jauh lebih cepat dibandingkan pikap listrik berukuran besar.

Bagi calon pembeli, iSeeCars mengingatkan bahwa angka-angka tersebut merupakan rata-rata harga penawaran. Konsumen tetap disarankan untuk memeriksa kondisi kesehatan baterai, sisa masa garansi, riwayat servis, serta jarak tempuh nyata sebelum memutuskan untuk membeli mobil listrik bekas.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *