Daftar Isi
Remaja asal Indonesia, Oliver Sini, harus meninggalkan keluarganya sejak usia muda demi menekuni dunia balap karting di Eropa sejak 2022. Di usianya yang menginjak 14 tahun, Italia menjadi basis tempat tinggal sekaligus pusat pengembangan kariernya untuk bersaing dengan pembalap internasional.
Persiapan Intensif dan Dukungan Mentor
Selama di Italia, Oliver menjalani latihan fisik secara mandiri, menggunakan simulator untuk mengenali sirkuit baru, serta mempelajari data balapan bersama race engineer. Ia juga aktif berdiskusi dengan mekanik untuk memahami karakter gokart yang digunakannya.
Potensi besar dalam diri Oliver mendapat pengakuan dari pembalap profesional yang telah membimbingnya sejak kecil, Haridarma Manoppo. Menurut Haridarma, Oliver merupakan sosok yang cepat belajar dan memiliki bakat luar biasa.
“Saya mentoring Oliver kira-kira sejak umur 7 tahun, dia fast learner. Selama kurang lebih 3 tahun saya sudah melihat bakat dan potensinya luar biasa. Karakter balapnya juga matang, jadi dengan karakteristik itu saya merasa sayang jika kemampuannya tidak diasah di event balap Eropa full time,” ujar Haridarma.
Berawal dari Sirkuit Sentul
Kecintaan Oliver terhadap dunia balap bermula saat ia berusia lima tahun dengan mengikuti jejak sang kakak di Sirkuit Sentul. Dua tahun berselang, ia mulai aktif mengikuti berbagai kompetisi hingga akhirnya bergabung dengan Tony Kart Racing Team pada usia 10 tahun.
Berbagai prestasi berhasil dikantongi, termasuk gelar juara Kejurnas Eshark ROK Cup Indonesia pada periode 2020 hingga 2022 di kelas Cadet dan Mini. Ia juga meraih lima podium di kelas Mini Gr.3 pada tahun 2024 melalui ajang WSK Open Series, Italian Championship, serta Trofeo Margutti, sebelum menjuarai Asia ROK Cup kelas Junior di Sentul pada 2026.
Tantangan di Kejuaraan Dunia
Musim 2026 membawa tantangan tersendiri ketika Oliver bergabung dengan Prema berbendera KR Motorsport untuk turun di ajang WSK, Champions of the Future, European Championship, hingga World Championship kategori OK. Pada tanggal 5 sampai 8 November 2026, ia tampil sebagai satu-satunya wakil Indonesia di FIA Karting World Championship 2026 dengan target lolos ke final dan menembus posisi lima besar dari total 104 peserta kategori OK.
Di balik ambisinya di dunia balap, Oliver tetap menjalani aktivitas seperti remaja pada umumnya, seperti mengidolakan Lewis Hamilton, mendukung klub sepak bola Liverpool, bermain game, dan berkumpul bersama teman. Karting dijadikannya sebagai batu loncatan untuk menjejaki jenjang balap mobil formula di masa depan.
Sumber: kabaroto » Post







