Kreator kanal Transport Evolved, Nikki Gordon-Bloomfield, membagikan proyek modifikasi untuk memasang lampu kabut depan dan belakang pada truk listrik Ford F-150 Lightning miliknya. Meskipun kendaraan tersebut memiliki lampu depan yang memadai, ketiadaan lampu kabut menjadi kendala saat berkendara di wilayah Oregon yang sering diselimuti kabut tebal.
Proses Investigasi dan Pemasangan
Setelah sebelumnya mengganti sakelar lampu bawaan dengan sakelar yang memiliki tombol lampu kabut depan dan belakang, Nikki menggunakan sepasang lampu kabut Diode Dynamics SSC2 Pro bekas. Berdasarkan panduan manual kabel pabrik Ford, ia memeriksa modul kendali bodi atau Body Control Module (BCM) untuk melihat apakah truk tersebut dapat mendukung fungsi lampu kabut. Ia mendatangi konektor pada BCM, yang terletak di area sekering, untuk memeriksa keberadaan pin yang dibutuhkan.
Menurut penyelidikannya, sirkuit lampu kabut depan menggunakan pin nomor lima dan dua belas pada konektor BCM bernomor C2280G. Sementara itu, sirkuit lampu kabut belakang menggunakan pin nomor 25 pada konektor C2280C, yang sebelumnya hanya ditemukan pada varian kendaraan untuk pasar China. Karena pin tersebut kosong pada kabel bawaan truk, ia membuat sambungan kabel buatan sendiri dan menguji sirkuit tersebut sebelum memasangnya secara permanen di bagian eksterior truk.
Hasil Pengujian dan Kendala Perangkat Lunak
Setelah melakukan penyesuaian dan pengujian awal, lampu kabut belakang berhasil menyala dengan menggunakan lampu trailer cadangan sebagai uji coba, meskipun indikator pada panel instrumen belum berfungsi sesuai harapan. Sebaliknya, lampu kabut depan sempat tidak menyala meskipun indikator di klaster instrumen menyala saat tombol ditekan. Nikki menyatakan bahwa masalah pada lampu depan tersebut disebabkan oleh pengaturan perangkat lunak melalui sistem FORScan yang belum lengkap pada berkas konfigurasi kendaraan.
Keberhasilan menyalakan lampu kabut belakang mematahkan anggapan umum bahwa model Ford F-150 Lightning di Amerika Utara sama sekali tidak memiliki kapasitas untuk fitur tersebut. Selanjutnya, ia berencana merapikan rangkaian kabel, membuat braket kustom, serta merencanakan jalur kabel permanen untuk pemasangan lampu kabut secara penuh di masa mendatang.
Sumber: Transport Evolved







