Produsen otomotif asal Cina, Chery, semakin mantap menembus pasar kendaraan ramah lingkungan di Jepang melalui lini baru bernama Emta. Seperti dilaporkan KabarOto, sebuah prototipe mobil listrik mungil yang dirancang sesuai regulasi kei car setempat tertangkap kamera sedang menjalani pengujian di jalanan.
Desain Ringkas dan Pintu Geser Praktis
Berdasarkan foto uji coba yang beredar, bodi kendaraan listrik tersebut masih tertutup lapisan kamuflase di beberapa area. Kendati begitu, bentuk serba mengotak dengan dimensi kompak khas mobil mikro Jepang sudah terlihat jelas. Salah satu keunggulan desainnya terletak pada penggunaan pintu geser di baris belakang untuk mempermudah akses keluar-masuk penumpang saat parkir di area sempit.
Pengembangan mobil ramah lingkungan ini berada di bawah naungan Electric Mobility Technologies (EMT). Perusahaan patungan tersebut memadukan kekuatan lima entitas, yaitu Chery Automobile, Jiangsu Yueda Group, Autobacs Seven, Gotion, serta Anest.
Kolaborasi Lima Perusahaan dan Rencana Lanjutan
Dalam kerja sama ini, Chery menyokong arsitektur kendaraan, sistem penggerak daya listrik, hingga fitur keselamatan Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Sementara itu, pasokan baterai ditangani oleh Gotion, dan perakitan tahap awal akan berlangsung di pabrik milik Yueda di Yancheng, Cina. Untuk jaringan pemasaran serta layanan purnajual di Jepang, Emta menggandeng Autobacs yang memiliki basis jaringan ritel otomotif kuat.
Sebelumnya, rancangan awal Emta sempat diperkenalkan lewat kode prototipe #01. Mobil tersebut memiliki dimensi panjang sekitar 3,4 meter dan lebar 1,48 meter, yang memenuhi standar ukuran kei car di Jepang, meski spesifikasi baterai, tenaga motor listrik, dan jarak tempuhnya belum diumumkan secara resmi. Selain lini mikro ini, Emta menargetkan peluncuran empat model kendaraan listrik hingga 2029, mencakup varian hatchback, SUV, hingga MPV.
Sumber: kabaroto » Post







