Auto News

Inovasi Honda di EICMA 2026: Dari Africa Twin hingga EV

Inovasi Honda di EICMA 2026: Dari Africa Twin hingga EV

Produsen sepeda motor asal Jepang, Honda, kembali memikat perhatian publik pada ajang EICMA 2026. Dalam pameran otomotif tersebut, Honda tidak hanya meluncurkan pembaruan signifikan untuk dua model unggulannya, melainkan juga memamerkan jajaran motor konsep masa depan.

Pembaruan Honda Africa Twin dan CBR1000RR-R

Salah satu sorotan utama pada ajang tersebut adalah kehadiran versi terbaru dari sepeda motor petualang Africa Twin untuk model 2027. Mesinnya mengalami peningkatan kapasitas dari 1.084 cc menjadi 1.131 cc berkat pelebaran bore sebesar dua milimeter menjadi 94 milimeter. Perubahan ini mendongkrak tenaga sebesar 16 persen menjadi 117 tenaga kuda dan torsi naik enam persen menjadi 88 lb-ft. Komponen lain yang diperbarui meliputi throttle body berukuran 52 mm, rasio kompresi 12,1:1, piston baru, penyeimbang (counterbalancer), serta desain porting dan ruang bakar yang lebih modern. Pilihan transmisi manual enam percepatan dan Dual Clutch Transmission (DCT) enam percepatan tetap tersedia.

Dari segi teknologi, suspensi Showa EERA kini menjadi fitur standar pada Africa Twin. Selain itu, Honda menyematkan sistem radar pertama pada sepeda motornya yang mencakup fitur collision warning, blind spot detection, dan adaptive cruise control pada varian tertinggi. Honda kini menawarkan tiga varian Africa Twin, yaitu varian standar, Adventure Sports untuk penggunaan jalan raya, serta varian baru Enduro Sports 2027 yang memiliki jarak main suspensi lebih panjang dan estetika khas motor reli untuk kebutuhan off-road.

Pembaruan juga diberikan pada superbike CBR1000RR-R. Meskipun mesin empat silinder sejajar 1.000 cc miliknya tetap menghasilkan tenaga mendekati 215 tenaga kuda, motor ini kini dilengkapi sistem Variable Air Funnel dua tahap untuk meningkatkan performa pada putaran menengah. Desain mahkota piston dan ruang bakar baru meningkatkan kompresi dari 13,6:1 menjadi 13,8:1. Honda juga merevisi timbal balik camshaft dan memperkuat komponen katup guna meningkatkan ketahanan.

Sasis twin-spar dan lengan ayun (swingarm) baru pada CBR1000RR-R dirancang untuk mengurangi kekakuan lateral hingga 20 persen. Pengurangan bobot juga dilakukan pada beberapa bagian, seperti lengan ayun yang lebih ringan 200 gram, rantai 520 yang menghemat 270 gram, serta velg aluminium cetak yang memangkas bobot 190 gram di depan dan 590 gram di belakang. Dari aspek desain, sayap aerodinamis kini terintegrasi di dalam fairing, serta bagian belakang dilengkapi pemandu aliran udara. Varian standar hadir dengan warna abu-abu, sedangkan varian SP dan HRC Works Edition tampil dengan warna Grand Prix Red ala balap WSBK serta suspensi berspesifikasi lebih tinggi.

Konsep V3R dan Sepeda Motor Listrik Outlier

Selain model produksi, Honda memamerkan konsep V3R 900 dalam wujud yang siap diproduksi. Mesin berkapasitas 900 cc tersebut menggunakan teknologi E-compressor pertama di dunia—sebuah penyuplai udara bertenaga listrik yang mampu mendistribusikan dorongan tenaga secara merata di setiap putaran mesin—sehingga diklaim mampu menghasilkan performa setara mesin 1.200 cc. Honda juga memberikan bocoran mengenai versi motor sport berbasis platform V3R yang dilengkapi setang clip-on dan fairing aerodinamis modern.

Sebagaimana dilaporkan TopSpeed, Honda turut memperkenalkan konsep motor listrik bernama Outlier yang dirancang sebagai arah desain lini kendaraan roda dua setelah tahun 2030. Motor konsep ini menempatkan motor penggerak listrik di dalam roda dan baterai secara horizontal di bagian tengah frame. Desain tersebut membuat posisi duduk semakin ke belakang, mempermudah jangkauan ke setang tanpa adanya tangki bahan bakar konvensional, serta menggunakan rem cakram perimeter khas gaya Buell. Kendati demikian, Honda belum mengonfirmasi apakah konsep Outlier ini akan masuk ke lini produksi massal.

Sumber: TopSpeed

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *