Daftar Isi
MG menghadirkan mobil pikap kabin ganda bertenaga listrik penuh bernama MG U9 EV 2026 untuk menantang dominasi kendaraan bermesin diesel konvensional di pasar global. Mengandalkan sepasang motor listrik serta baterai berkapasitas 102,2kWh, Australia menjadi negara pertama di dunia yang kedatangan kendaraan komersial nir-emisi ini menurut laporan EV Central.
Spesifikasi dan Performa U9 EV
Di atas kertas, kendaraan ini dibekali kapasitas derek berrem hingga 3.500 kg, sistem penggerak all-wheel drive, suspensi independen di kedua poros, serta peredam kejut udara yang dapat diatur ketinggiannya di keempat sudut. Tenaga gabungannya mencapai 325kW dengan torsi 700Nm, yang sanggup melesatkan kendaraan dari posisi diam hingga 100 km/jam dalam waktu 5,8 detik. Distribusi tenaga dirancang lebih condong ke roda belakang, di mana motor depan menghasilkan 125kW dan 250Nm, sementara motor belakang menyumbang 200kW dan 450Nm.
Kendati demikian, terdapat beberapa kompromi terkait jarak tempuh yang diklaim sejauh 430 km berdasarkan standar WLTP serta kapasitas muatan atau payload yang berada di bawah angka satu ton yang biasa dicari oleh para pembeli kendaraan pekerja. Kendaraan ini dibanderol seharga $78,990 atau sekitar Rp818 juta di luar biaya on-the-road untuk satu varian spesifikasi tunggal yang tersedia saat ini.
Fitur dan Kelengkapan Kabin
Baterai berkapasitas besar tersebut menggunakan teknologi LFP demi mengutamakan ketahanan dalam tugas-tugas berat. Daftar perlengkapannya mencakup pelek alloy berukuran 20 inci, jok depan berlapis kulit dengan pemanas, ventilasi, serta pijat, pengisi daya nirkabel, dan sistem audio JBL delapan pengeras suara. Terdapat pula fitur vehicle-to-load untuk menyuplai perangkat rumah tangga serta kap mesin elektrik yang membuka ruang penyimpanan depan atau frunk berkapasitas 236 liter.
Di dalam kabin, tata letaknya nyaris serupa dengan versi diesel, dilengkapi layar kembar 12.3 inci dan konsol tengah yang lapang. Lantai baris belakang dirancang rata untuk memberikan ruang kaki yang baik, meskipun posisinya sedikit lebih tinggi akibat keberadaan baterai di bawah lantai. Bak belakang mempertahankan desain versi diesel dengan tambahan fitur suspensi udara yang bisa diturunkan untuk memudahkan proses pemuatan barang.
Pengalaman Berkendara dan Pengisian Daya
Saat dikemudikan, kendaraan terasa responsif dengan torsi instan yang menutupi bobot kendaraan yang besar. Pengaturan mode berkendara terbagi menjadi on-road dan off-road, lengkap dengan mode kustomisasi untuk menyetel tenaga, kestabilan, kemudi, hingga ketinggian suspensi. Karakter suspensi independen membuat lajunya terasa stabil layaknya sebuah SUV, kendati kemudinya sedikit terasa kaku.
Untuk pengisian daya ulang, kendaraan ini mendukung pengisian cepat DC hingga 115kW yang memakan waktu sekitar 42 menit dari 20 hingga 80 persen. Sementara pengisian AC berkekuatan 11kW memerlukan waktu sekitar 12 jam menggunakan wallbox tiga fase dari kondisi 5 hingga 100 persen.
Sumber: EV Central





