General Motors menyatakan rencana memperluas teknologi mengemudi otonom di jalan raya dari yang sebelumnya hanya untuk Cadillac Escalade IQ, kini mencakup jajaran kendaraan bervolume tinggi termasuk SUV ukuran penuh dan truk ringan.
Rencana Peluncuran dan Arsitektur Komputasi Baru
Berdasarkan keterangan perusahaan, teknologi tersebut dijadwalkan mulai diluncurkan pada tahun 2028 sebagai bagian dari langkah lanjutan General Motors menuju sistem kendali otonom pribadi. Perusahaan mengungkapkan bahwa arsitektur kendaraan generasi berikutnya bakal memanfaatkan sistem komputasi terpusat dengan kemampuan pemrosesan sekitar 40 kali lipat lebih besar ketimbang kendaraan saat ini.
Sistem baru ini memungkinkan fitur otonomi, keselamatan aktif, sasis, serta sistem penggerak berfungsi melalui satu inti komputasi tunggal.
Dukungan Jarak Tempuh dan Pembaruan Perangkat Lunak
General Motors menyampaikan bahwa platform tersebut didukung oleh pencapaian jarak tempuh lebih dari 1,2 miliar mil bebas tangan yang dikemudikan oleh para pelanggan menggunakan sistem bantuan pengemudi Super Cruise pada hampir 750.000 kendaraan.
Selain itu, program pengembangan kendaraan otonom perusahaan kini menghasilkan lebih dari 3 miliar mil simulasi virtual setiap hari melalui pemanfaatan kecerdasan buatan serta sistem pembelajaran mesin.
Arsitektur anyar tersebut juga dirancang untuk mendukung pembaruan perangkat lunak jarak jauh atau over-the-air pada kendaraan berbahan bakar bensin maupun kendaraan listrik, sehingga peningkatan yang telah diuji dapat diterapkan ke berbagai model tanpa perlu melakukan perancangan ulang perangkat keras.
Sumber: Auto Service World







