Daftar Isi
BMW mengumumkan penghentian penjualan SUV listrik BMW iX di Amerika Serikat setelah model tahun 2026. Persediaan kendaraan tersebut dilaporkan telah ludes terjual dan BMW kini bersiap memperkenalkan model penggantinya yang menawarkan peningkatan signifikan.
Akhir Perjalanan BMW iX dan Transisi ke Neue Klasse
Peluncuran iX di Amerika Serikat dimulai pada 2022 sebagai SUV listrik murni pertama dari BMW. Setelah masa edar selama empat tahun, pabrikan asal Jerman ini memutuskan menyudahi produksi iX demi memberi ruang bagi kendaraan listrik generasi berikutnya.
Berdasarkan data perusahaan riset otomotif daring CarsDirect, stok iX baru kini hanya tersisa sekitar 10 unit di seluruh wilayah Amerika Serikat, sementara halaman web resmi iX telah mengalihkan pengunjung ke model BMW X5 terbaru.
Kendaraan berbasis platform Neue Klasse milik BMW, yang dimulai dengan iX3 2027, membawa perubahan besar dibandingkan mobil listrik terdahulu. Platform ini mengusung sistem eDrive generasi keenam, baterai baru, serta arsitektur kelistrikan 800 volt.
Sistem eDrive gen-enam tersebut diklaim mampu meningkatkan kecepatan pengisian daya serta jarak tempuh hingga 30 persen lebih tinggi daripada sistem sebelumnya. Model iX3 50 xDrive dipasarkan mulai dari 61.500 dolar Amerika Serikat dengan perkiraan jarak tempuh mencapai 434 mil, sementara iX xDrive 60 model 2026 sebelumnya memiliki jangkauan hingga 364 mil.
Keunggulan Performa dan Pengisian Daya BMW iX5
Meskipun iX3 berukuran lebih kompak, BMW menyiapkan iX5 sebagai pengganti yang lebih sepadan. Versi mesin konvensional X5 40 xDrive telah mulai dipasarkan dengan harga awal 72.100 dolar Amerika Serikat, sementara varian listrik iX5 dijadwalkan meluncur pada awal 2027.
Sebelumnya, iX5 60 xDrive sempat diuji dalam acara media internasional di California Selatan. Dalam pengujian tersebut, kendaraan ini mencapai kecepatan pengisian daya puncak hingga 464 kilowatt.
BMW menjelaskan bahwa kemampuan pengisian daya hingga 460 kilowatt memungkinkan iX5 60 xDrive menambah jarak tempuh sejauh 170 mil dalam waktu 10 menit. Pengisian baterai dari kapasitas 10 persen hingga 80 persen membutuhkan waktu 22 menit.
SUV listrik ini dibekali baterai berkapasitas 144 kWh yang diklaim mampu menawarkan estimasi jarak tempuh hingga 435 mil dalam satu kali pengisian daya penuh.
Sektor penggerak iX5 mengandalkan motor ganda dengan sistem penggerak semua roda yang menghasilkan tenaga gabungan 578 tenaga kuda dan torsi 593 pon-kaki. Kemampuan akselerasinya dari nol hingga 60 mil per jam dapat dicapai dalam waktu 4,4 detik dengan kapasitas derek mencapai 6.000 pon.
Desain Interior dan Jadwal Produksi
Bagian kabin iX5 menghadirkan pembaruan dengan mengadopsi desain Neue Klasse. Tata letaknya mencakup layar sentuh navigasi berukuran 17,9 inci serta fitur BMW Panoramic Vision yang membentang di sepanjang kaca depan, ditambah opsi layar penumpang berukuran 14,6 inci.
Secara dimensi, iX5 memiliki panjang 197,2 inci, lebar 78,7 inci, serta tinggi 68,9 inci. Ukuran tersebut sedikit lebih panjang dan lebih tinggi dibandingkan iX, dengan penerapan desain SUV yang lebih tradisional.
BMW dijadwalkan membuka pemesanan untuk iX5 60 xDrive pada bulan ini dengan harga mulai dari 79.800 dolar Amerika Serikat. Kendaraan ini akan menjadi mobil listrik murni pertama BMW yang diproduksi di Amerika Serikat.
Proses produksi iX5 direncanakan mulai berjalan di Pabrik Spartanburg, South Carolina, pada akhir tahun, dengan pengiriman perdana kepada konsumen yang diperkirakan berlangsung pada awal 2027.
Sumber: Electrek






