Auto Spesifikasi

BYD M9, MPV Mewah Plug-in Hybrid Penantang Toyota Alphard

BYD M9, MPV Mewah Plug-in Hybrid Penantang Toyota Alphard
Daftar Isi
  1. Dimensi dan Ruang Kabin BYD M9
  2. Performa Mesin dan Teknologi Hybrid DM-i
  3. Daya Jangkau Baterai
  4. Fitur Kenyamanan dan Hiburan Kabin
  5. Harga dan Perbandingan dengan Denza D9

Persaingan pasar kendaraan MPV mewah berpotensi semakin ramai dengan kehadiran BYD M9. Mobil keluarga premium yang di Tiongkok dikenal sebagai BYD Xia ini mengusung teknologi plug-in hybrid (PHEV), kabin berkapasitas tujuh penumpang, serta beragam fitur kenyamanan untuk menjadi alternatif Toyota Alphard, seperti dilansir kabaroto.com.

Dimensi dan Ruang Kabin BYD M9

BYD M9 dibangun dengan ukuran bodi panjang 5.145 mm, lebar 1.970 mm, tinggi 1.805 mm, serta jarak sumbu roda 3.045 mm. Ukuran tersebut menciptakan ruang kabin lapang dengan konfigurasi tempat duduk 2+2+3 yang menempatkan captain seat pada baris kedua guna memberikan keleluasaan personal bagi penumpang keluarga maupun eksekutif.

Kapasitas bagasi kendaraan ini berada di kisaran 470 liter dan dapat ditingkatkan hingga mencapai sekitar 2.036 liter tatkala kursi baris ketiga dilipat.

Performa Mesin dan Teknologi Hybrid DM-i

Dapur pacu mobil ini mengandalkan teknologi plug-in hybrid DM-i yang memadukan mesin bensin 1.500 cc turbo empat silinder bertenaga 115 kW atau setara 156 PS dengan motor listrik. Tenaga gabungan yang dihasilkan dari sistem tersebut dilaporkan mencapai sekitar 218 kW tergantung pada variannya.

Kemampuan akselerasi dari posisi diam hingga 100 km/jam dicatat mampu ditempuh dalam rentang waktu sekitar 8,1 hingga 8,5 detik. Teknologi DM-i memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk mengandalkan tenaga listrik dalam jarak tertentu sekaligus mengandalkan mesin bensin saat daya baterai menipis atau untuk perjalanan jarak jauh.

Daya Jangkau Baterai

Sumber tenaga kendaraan didukung oleh baterai Blade berkapasitas antara 20,4 kWh sampai 36,6 kWh. Berdasarkan metode pengujian CLTC, jarak tempuh dengan tenaga listrik murni diklaim sanggup menyentuh angka 218 km untuk varian tertentu.

Sementara itu, kemampuan jelajah gabungan antara mesin bensin dan motor listrik diklaim dapat mencapai sekitar 1.060 km. Meskipun demikian, pencapaian jarak tempuh aktual tetap bergantung pada kapasitas baterai, kondisi jalan, kecepatan berkendara, penggunaan penyejuk udara, serta gaya pengemudi.

Fitur Kenyamanan dan Hiburan Kabin

Sektor kenyamanan penumpang belakang ditopang oleh fasilitas captain seat baris kedua yang dilengkapi pendingin kursi, fungsi pijat, serta sandaran kaki. Kabin juga diperlengkap dengan kehadiran kulkas mini bawaan serta meja lipat belakang.

Kebutuhan hiburan disokong melalui layar sentuh utama berukuran 15,6 inci dengan perangkat lunak DiLink 150 serta panel instrumen digital 12,3 inci bagi pengemudi. Kendaraan turut dibekali teknologi wide head-up display berarea proyeksi hingga 26 inci dan dukungan sistem audio berteknologi Dolby Atmos pada konfigurasi tertentu, serta suspensi pintar DiSus-C untuk kestabilan berkendara.

Harga dan Perbandingan dengan Denza D9

Di pasar Tiongkok, kendaraan ini dipasarkan dengan kisaran harga 206.800 hingga 309.800 yuan atau setara dengan Rp485 juta sampai Rp702 juta. Angka tersebut merupakan banderol domestik dan belum tentu menjadi patokan harga jual di Indonesia karena dipengaruhi biaya impor, pajak, spesifikasi, serta strategi pemasaran.

Dalam ekosistem yang sama, BYD M9 memiliki perbedaan karakter dengan Denza D9 yang menawarkan opsi battery electric vehicle (BEV) maupun plug-in hybrid di pasar tertentu.

Hingga informasi ini diterbitkan, pihak pabrikan belum memberikan pengumuman resmi mengenai jadwal peluncuran maupun kepastian harga jual M9 untuk pasar otomotif Indonesia.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *