Daftar Isi
BYD Seal 07 generasi kedua mulai tiba di sejumlah diler di Tiongkok dengan membawa sejumlah pembaruan. Sedan terbaru dari kabaroto ini hadir menawarkan dimensi yang lebih besar, pilihan teknologi listrik murni serta plug-in hybrid, hingga jarak tempuh yang diklaim mencapai 875 kilometer.
Dimensi dan Ruang Penyimpanan yang Lebih Luas
Berdasarkan laporan Autohome yang dikutip kabaroto, unit-unit tersebut mulai masuk ke diler dan pengiriman kepada konsumen dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Meskipun demikian, pihak pabrikan belum mengumumkan harga jual resminya secara resmi kepada publik. Dokumen alokasi diler mencantumkan estimasi harga awal sebesar 180.000 yuan atau sekitar Rp425 jutaan, namun angka tersebut bukanlah besaran harga ritel final.
Secara ukuran, sedan ini mengalami pembesaran dimensi secara menyeluruh dibandingkan pendahulunya. Kendaraan kini memiliki ukuran panjang 5.080 mm, lebar 1.960 mm, tinggi 1.495 mm, dan jarak sumbu roda 2.960 mm. Dibandingkan model lama, bodi mobil bertambah panjang 85 mm, lebih lebar 50 mm, serta jarak sumbu roda yang lebih panjang 60 mm.
Untuk kebutuhan akomodasi barang, pabrikan menyediakan bagasi belakang berkapasitas 618 liter. Khusus pada varian listrik murni, tersedia pula tambahan bagasi depan atau frunk dengan kapasitas penyimpanan mencapai 160 liter.
Performa dan Jarak Tempuh Varian Listrik Murni EV
Pada model listrik murni, BYD Seal 07 generasi kedua mengandalkan platform e-Platform 3.0 Evo yang dipadu sistem penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD). Tersedia dua opsi tenaga motor listrik, yakni 245 kW atau setara 329 hp dan 300 kW yang menghasilkan tenaga 402 dk.
Kedua opsi tersebut didukung oleh baterai Blade Battery berbasis lithium iron phosphate (LFP) masing-masing berkapasitas 76,744 kWh dan 88,682 kWh. Varian bertenaga 245 kW diklaim sanggup menjangkau jarak sejauh 775 km berdasarkan metode pengujian CLTC. Sementara itu, varian bertenaga 300 kW mencatatkan jarak tempuh hingga 875 km dengan standar pengujian yang serupa.
Apabila dikonversi menggunakan estimasi kesetaraan WLTP, jarak tempuhnya berada di kisaran 636 km dan 718 km, kendati angka tersebut bukan hasil pengujian resmi WLTP. Kendaraan ini turut dibekali teknologi pengisian daya cepat Flash Charging melalui Blade Battery generasi kedua. Perusahaan mengeklaim pengisian daya bisa mencapai kondisi siap pakai dalam waktu lima menit dan terisi penuh dalam durasi sembilan menit.
Varian Plug-in Hybrid BYD Seal 07 DM-i
Selain varian murni listrik, model generasi kedua ini juga menyediakan opsi DM-i atau plug-in hybrid. Varian tersebut memadukan mesin bensin turbo 1.500 cc bertenaga 115 kW atau 154 dk dengan motor listrik berkekuatan 160 kW atau setara 215 dk.
Sistem penggerak hybrid ini disokong baterai LFP berkapasitas 38,029 kWh. Berbekal baterai tersebut, varian plug-in hybrid ini diklaim mampu menjelajah sejauh 245 km hanya dengan menggunakan tenaga listrik murni berdasarkan standar WLTC.
Kaki-Kaki dan Teknologi Pendukung
Pada sektor kaki-kaki, sedan anyar ini mengaplikasikan suspensi independen double wishbone di bagian depan serta five-link di sisi belakang. Mobil ini juga dilengkapi teknologi DiSus-M atau Intelligent Magnetic Body Control System, yakni sistem pengendalian bodi berbasis magnetorheological buatan perusahaan.
Unit yang dipamerkan dalam kesempatan tersebut turut memperlihatkan adanya perangkat LiDAR di bagian atap kendaraan. Kendati demikian, pihak produsen belum memaparkan secara rinci mengenai fungsi sistem bantuan pengemudi yang akan disematkan maupun memastikan apakah perangkat tersebut bakal menjadi perlengkapan standar di seluruh varian.
Sumber: kabaroto » Post








