Daftar Isi
Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) menerapkan standar penghematan bahan bakar rata-rata perusahaan (CAFE) pada tahun 1975 sebagai tanggapan atas embargo minyak. Aturan ini bertujuan membatasi konsumsi bahan bakar pada kendaraan penumpang dan truk ringan melalui berbagai teknologi inovatif.
Upaya Produsen Otomotif Menghemat Bahan Bakar
Sebelum standar tersebut berlaku, rata-rata konsumsi bahan bakar kendaraan hanya berkisar antara 12 hingga 15 mil per galon. Sejak era hijau awal tahun 2000-an hingga kemajuan teknologi pada dekade 2010-an, produsen otomotif berupaya keras mendapatkan efisiensi bahan bakar terbaik dari kendaraan ringan mereka. Beberapa cara yang digunakan meliputi sistem *stop-start* mesin otomatis, penonaktifan silinder, *active grille shutters*, dan transmisi canggih seperti transmisi otomatis 10-percepatan pada truk pikap Ford F150.
Fungsi dan Kinerja Sistem Start-Stop Mesin
Fitur *start-stop* mesin pertama kali diproduksi oleh Toyota pada Toyota Crown tahun 1974 yang mematikan mesin setelah 1,5 detik menganggur (*idling*). Baru pada dekade 2010-an perusahaan seperti Volvo menghidupkan kembali fitur ini, yang kini dapat ditemukan di hampir semua kendaraan modern. Berdasarkan studi Oak Ridge National Laboratory pada tahun 2023, sistem ini meningkatkan efisiensi bahan bakar sebesar 26,4 persen di lingkungan perkotaan yang padat seperti New York City.
Kelebihan dan Kekurangan Penonaktifan Silinder
Penonaktifan silinder memotong tenaga setengahnya dengan mematikan separuh silinder saat kecepatan jelajah ketika tenaga besar tidak dibutuhkan. Teknologi ini dipopulerkan oleh GM pada Cadillac era 1980-an dan SUV besar seperti Chevrolet Tahoe pada awal tahun 2000-an. Meskipun demikian, fitur ini terbukti kurang andal dibandingkan *start-stop* karena dapat menyebabkan keausan parah pada *camshaft* dengan biaya perawatan yang tinggi.
Keluhan Pengemudi dan Masalah Keandalan
Pengemudi kerap merasa terganggu dengan sensasi awal fitur *start-stop* yang terasa seperti kendaraan mogok. Subaru bahkan merespons keluhan pelanggan dengan memberikan pembaruan perangkat lunak *over-the-air* untuk memudahkan pengemudi mematikan fungsi tersebut melalui tombol di layar. Di sisi lain, kekhawatiran atas keausan komponen akibat teknologi penghemat bahan bakar ini dinilai beralasan oleh sebagian besar pemilik kendaraan.
Dampak Nyata Penghematan dan Emisi
Departemen Energi Amerika Serikat memperkirakan bahwa menganggur selama 10 detik mengonsumsi lebih sedikit bahan bakar dibandingkan proses berhenti dan menyala kembali. Pengurangan waktu menganggur juga berdampak positif pada penurunan emisi karbon dioksida di atmosfer serta memberikan penghematan biaya bagi pengemudi dari waktu ke waktu.
Pasar kendaraan listrik yang mendingin dan harga bensin yang tinggi membuat banyak merek seperti Toyota dan Honda beralih sepenuhnya ke kendaraan hibrida. Berdasarkan laporan Jalopnik, peralihan Toyota Camry ke sistem hibrida secara nasional mampu menghemat 48,3 juta galon bahan bakar per tahun di Amerika Serikat.
Sumber: TopSpeed








