PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga memutuskan untuk tidak mengubah harga bahan bakar minyak (BBM), baik jenis subsidi maupun nonsubsidi, untuk periode November 2026. Berdasarkan acuan penetapan per 26 Oktober 2026, seluruh tarif bahan bakar tercatat masih sama dengan periode sebelumnya.
Rincian Harga BBM Bensin dan Diesel Nonsubsidi
Untuk kategori bensin nonsubsidi, Pertamax dengan Research Octane Number (RON) 92 dipasarkan senilai Rp15.950 per liter. Sementara itu, varian Pertamax Green 95 dilepas dengan harga Rp19.150 per liter, dan Pertamax Turbo (RON 98) dijual seharga Rp19.600 per liter.
Pada segmen bahan bakar diesel nonsubsidi, Pertamina Dex menjadi produk dengan nominal tertinggi yakni Rp25.200 per liter. Adapun jenis Dexlite dibanderol dengan harga Rp23.700 per liter.
Tarif BBM Subsidi dan Faktor Penentu Harga
Di sisi lain, bahan bakar bersubsidi tidak mengalami penyesuaian angka hingga akhir 2026 sesuai dengan skema kebijakan pemerintah. Pertalite (RON 90) tetap dijual seharga Rp10.000 per liter, sedangkan Solar subsidi dengan Cetane Number (CN) 48 dipatok pada angka Rp6.800 per liter.
Penetapan nilai jual BBM nonsubsidi dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak mentah internasional, kurs rupiah, skema perpajakan, hingga tingkat daya beli masyarakat. Para pengguna jalan dianjurkan memilih jenis bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin pabrikan demi menjaga kinerja kendaraan tetap optimal.
Sumber: kabaroto » Post







