Pembalap Aprilia, Jorge Martin, terpaksa menyudahi sesi Practice Grand Prix Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang lebih awal pada sesi siang hari Jumat. Meski sempat dinyatakan fit usai menjalani pemeriksaan medis pasca-FP1, Martin hanya mampu melibas tiga putaran sebelum akhirnya memutuskan masuk kembali ke garasi.
Keputusan demi Keselamatan Pembalap
Manajer Tim Aprilia, Paolo Bonora, memberikan penjelasan mengenai situasi yang dihadapi pembalapnya. Langkah menghentikan sesi diambil secara objektif demi menjaga keselamatan Martin tanpa mengambil risiko yang tidak perlu, setelah berdiskusi langsung dengan dr. Charte.
“Bersama para dokter, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan sesi dan melihat kondisinya besok ( sabtu) pagi. Saat ini, jika dia ingin mencetak lap time lewat time attack, masih sulit baginya untuk mengelola tenaga di atas motor,” ungkap Bonora seperti dilaporkan TMCBlog.com.
Sebelum masuk ke pit, Martin sempat mengalami momen menegangkan sewaktu melintasi Tikungan 12 pada lap keempatnya. Meski demikian, Bonora memastikan insiden tersebut tidak ada hubungannya dengan keputusan tim menarik mundur sang pembalap.
Peluang di Sisa Akhir Pekan
Pihak Aprilia belum dapat memastikan apakah Martin akan melanjutkan rangkaian balapan di sisa akhir pekan GP Malaysia. Apabila memutuskan untuk terus tampil, perjuangan Martin dipastikan tidak mudah karena ia harus memulai babak kualifikasi dari Q1 pada Sabtu pagi.
Di sisi lain, ramalan cuaca memprediksi kawasan Sepang akan diguyur hujan mulai hari Sabtu. Kondisi lintasan basah dinilai bisa memberi dampak positif bagi Martin karena beban fisik saat wet race tidak seberat ketika membalap di lintasan kering.
Saat ini Jorge Martin sedang bersaing ketat di papan atas klasemen kejuaraan dengan tertinggal 10 poin dari Marc Marquez, yang tampil mendominasi dengan memuncaki seluruh sesi latihan pada hari Jumat di Sepang.
Sumber: TMCBlog.com







