Ekonomi Global

Kecerdasan Buatan Dominasi Pameran Otomotif di Amerika Utara

Teknologi kecerdasan buatan atau AI mendominasi perhelatan perdana Vehicle Tech Week North America yang mencakup tiga pameran serta konferensi terkait. Pameran yang menghadirkan 272 peserta pameran dan lebih dari 90 pembicara ini menunjukkan bahwa adopsi AI akan menjadi pengubah permainan di berbagai bidang industri otomotif.

Inovasi Teknologi dan Pengujian Kendaraan

Selain AI, metode pengujian perangkat keras dalam lingkaran (hardware-in-the-loop), perangkat lunak dalam lingkaran (software-in-the-loop), dan model dalam lingkaran (model-in-the-loop) menjadi topik yang sering dibahas. Para pengunjung saling membagikan pengalaman mereka mengingat pendekatan tersebut masih berada pada tahap awal penerapan. Pengembangan kendaraan yang ditentukan oleh perangkat lunak atau SDV serta elektrifikasi juga menjadi pusat perhatian dalam diskusi.

Penerapan AI yang patut dicatat terlihat pada analisis teknologi hiburan dalam kendaraan, antarmuka manusia-mesin, serta pengalaman pengguna. Teknologi-teknologi tersebut kini tidak hanya dilihat sebagai elemen desain, tetapi juga harus dievaluasi terkait fungsionalitas, keselamatan, serta keandalannya.

Abdul Salam selaku insinyur perangkat keras sistem platform ADAS terkemuka di Ford, menyampaikan dalam presentasinya di Automotive Design & In-Cabin Conference bahwa sistem kokpit yang semakin terhubung menciptakan tantangan baru bagi keselamatan fungsional. “My presentation focused on how increasingly connected cockpit systems are creating new challenges for functional safety and reliability. One of the key messages I wanted to share was that making vehicle interiors smarter is only part of the challenge. As driver monitoring, occupant sensing, displays, HMI and centralized computing become more integrated, we also need to ensure that these systems remain predictable and dependable under real-world conditions,” ujar Salam, seperti dilaporkan Automotive Testing Technology International.

Jon M Quigley selaku kolumnis Automotive Testing Technology International yang memoderatori Konferensi Masa Depan Pengujian Otomotif mencatat kegunaan AI dalam mendeteksi anomali dan mengeksplorasi berbagai konsep desain. Mengenai tema umum konferensi tersebut, Quigley berkomentar, “I would say that the overarching theme was use of AI in shifting left.”

Manajemen Termal dan Jaringan Profesional

Di luar konten AI, salah satu diskusi yang paling ramai dikunjungi dalam Konferensi Masa Depan Pengujian Otomotif adalah obrolan santai mengenai manajemen termal. Sesi tersebut dipimpin oleh Sowmya Jayaraman selaku pimpinan termal untuk kendaraan listrik generasi berikutnya di General Motors, bersama Aamir Khawaja selaku rekan teknis sistem HVAC di Stellantis, serta Gursaran D Mathur dari Ford. Panel tersebut menerima begitu banyak pertanyaan dari penonton hingga kehabisan waktu untuk melanjutkan perbincangan.

Acara ini juga menghadirkan inisiatif penjaringan jejaring baru bernama PeerTalks di dalam Klub Eksekutif VIP. Sesi meja bundar kelompok kecil ini dirancang untuk mendorong percakapan terbuka seputar tantangan dunia nyata dan implementasi praktis.

Preeti Sali selaku manajer program teknis senior di Ford, yang menghadiri meja bundar dari virtual ke fisik, mengungkapkan antusiasmenya atas kesempatan tersebut. “It was a good experience meeting with people from diverse backgrounds to learn how they’re transitioning from virtual through to physical testing. I am in project management, and I got to speak with people who work in HIL and with dynos,” kata Sali.

Menyusul kesuksesan tahun ini, Vehicle Tech Week North America dijadwalkan kembali hadir di Novi pada tanggal 26 hingga 28 Oktober 2027.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *