Kehadiran kembali Mitsubishi Pajero di pasar SUV off-road belum genap dua bulan, namun kendaraan ini sudah mencatat kesuksesan besar. Berdasarkan laporan Automotive News yang dikutip dari Jalopnik, sebanyak 80 persen konsumen Pajero di Jepang merupakan pembeli yang beralih dari merek pesaing, seiring langkah Mitsubishi menaikkan kelas produknya dengan harga dasar 39.000 dolar Amerika Serikat untuk menantang Toyota Land Cruiser.
Lonjakan Pesanan dan Jadwal Peluncuran Global
Mitsubishi mengumumkan harga domestik dan spesifikasi mobil andalan baru tersebut pada pekan ini, serta mencatat perolehan 5.500 pesanan di Jepang untuk SUV body-on-frame buatan lokal tersebut. Angka ini melampaui ekspektasi awal sebanyak 1.500 unit. Capaian tersebut menempatkan kendaraan berkapasitas tujuh penumpang ini berada di jalur yang tepat untuk mencapai target penjualan 10.000 unit hingga Maret 2027.
Penjualan resmi di Jepang dijadwalkan mulai bergulir pada 17 Desember, disusul pasar Australia pada bulan berikutnya. Mobil tersebut kini juga sudah mulai dipasarkan di Thailand dengan perolehan 1.500 pesanan sejauh ini.
Strategi Harga dan Kembalinya Konsumen Lama
Di Jepang, kendaraan ini dibanderol dengan harga setara 39.212 dolar Amerika Serikat, yang berada sedikit di atas titik awal Land Cruiser 250 seharga 36.596 dolar Amerika Serikat. Harga tersebut juga sejajar dengan versi utilitas dasar Land Cruiser 300 bermesin twin-turbo yang dipatok seharga 39.890 dolar Amerika Serikat. Sementara itu, varian volume tinggi untuk LC300 dijual mulai dari 55.406 dolar Amerika Serikat hingga mencapai 64.586 dolar Amerika Serikat untuk tipe tertinggi GR Sport hibrida.
Selain menarik konsumen baru, Automotive News melaporkan bahwa banyak pemilik lama Pajero yang sebelumnya meninggalkan merek tersebut ketika perusahaan menghentikan nama model itu secara global pada 2020 kini kembali melakukan pembelian. Para pembeli tersebut juga banyak yang memilih opsi premium, di mana sekitar 70 persen pesanan di Jepang merupakan kendaraan dengan paket perlengkapan premium.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah kendaraan tersebut akan dipasarkan di Amerika Serikat dengan nama Montero. Pihak Mitsubishi menyatakan masih melakukan evaluasi terhadap pasar lain serta merencanakan opsi rangkaian tenaga selain mesin diesel yang ada saat ini.






