Dua modifikasi kendaraan sport utility vehicle (SUV) Nissan Pathfinder generasi ketiga yang diberi nama Trailfinder dan Trackfinder resmi diperkenalkan di pameran SEMA, Las Vegas, seperti dilaporkan oleh The Drive. Proyek modifikasi ekstrem ini digarap oleh Nick Scherr atau yang dikenal sebagai Nismo Nick untuk memperlihatkan potensi maksimal dari sasis tersebut.
Modifikasi Performa Trek Pathfinder Trackfinder
Varian Trackfinder dirancang khusus untuk performa tinggi di atas aspal dengan mengandalkan mesin VQ40 V6 yang mendapatkan tambahan sistem supercharger dari Z1 Off-Road serta setelan performa dari UpRev. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga sebesar 501 daya kuda pada bagian roda. Scherr juga menanggalkan transmisi otomatis bawaan pabrik dan menggantinya dengan transmisi manual enam percepatan yang dipadukan dengan kopling serta roda gila dari Centerforce.
Tenaga buas dari mesin tersebut disalurkan ke atas jalan melalui penggunaan roda roll-forged yang dibalut ban Goodyear Eagle F1 All-Season. Sektor pembuangan gas menggunakan sistem empat lubang knalpot yang ditempatkan tepat di bagian tengah bumper belakang. Wajah kedua kendaraan modifikasi ini mengadopsi tampilan depan truk pikap D41 Frontier yang tampak selaras.
Ketangguhan Varian Off-Road Trailfinder
Berbeda dari saudaranya, varian Trailfinder difokuskan untuk menjelajahi medan berat dengan menggendong mesin VK56 V8 di balik kap mesinnya. Kaki-kaki kendaraan ini diperkuat dengan ban Hankook Dynapro AT2 Xtreme berukuran 35 inci yang berada di bawah sepatbor. Sejumlah komponen tambahan yang dipasang meliputi perangkat rem besar, sistem asupan udara berperforma tinggi, snorkel, serta berbagai aksesoris pendukung petualangan.
Komponen suspensi Titan-swap X-Pro tampak menonjol dan melengkapi sektor kaki-kaki, sementara pencahayaan tambahan didukung oleh jajaran lampu bantu dari Rigid Industries. Pada bagian kabin, Trailfinder mengusung interior bernuansa merah garapan Katzkin yang dilengkapi dasbor serta sabuk pengaman berwarna merah anggur untuk menghadirkan kesan klasik.
Scherr menuturkan bahwa Pathfinder selalu melambangkan sebuah petualangan, meskipun arti kata petualangan sendiri berbeda bagi setiap orang. “Bagi sebagian orang, itu adalah menemukan jalur yang mengarah ke tempat yang luar biasa. Bagi yang lain, itu adalah menemukan batas dari apa yang dapat dilakukan oleh sebuah kendaraan,” ujar Scherr. Ia menambahkan bahwa kedua kendaraan tersebut merupakan wujud nyata ketika seorang penggemar Nissan diberi kebebasan untuk berkreasi tanpa batasan komite.
Sumber: The Drive








