Suasana menjelang seri MotoGP Qatar di Sirkuit Internasional Lusail diwarnai ketegangan setelah seluruh tim peserta menerima instruksi darurat serta panduan keselamatan. Seperti dilaporkan Iwanbanaran.com dari catatan jurnalis MotoGP Mat Oxley, para anggota tim mendapatkan dokumen resmi berjudul “Internal Shelter Locations” yang memuat peta lokasi perlindungan di dalam area paddock.
Protokol Keselamatan Ketat dan Larangan Memotret Puing
Dokumen tersebut tidak hanya berisi pengarahan teknis seputar kondisi lintasan, melainkan panduan tujuh langkah yang wajib dijalankan jika terjadi peringatan darurat nasional. Anggota tim diinstruksikan untuk segera mencari perlindungan, menjauhi lift, serta menuju bangunan solid yang telah ditentukan masing-masing kubu apabila berada di lingkungan sirkuit.
Instruksi itu juga memuat aturan tegas bagi para personel tim untuk tidak menyentuh atau mengambil foto puing apa pun di lokasi. Protokol pengamanan yang ketat ini mencerminkan adanya potensi ancaman serius di luar lintasan balap.
Dampak Situasi dan Persiapan Pembalap
Kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah sebelumnya telah memicu Yamaha untuk menarik diri dari seri Qatar, sehingga jumlah pembalap di grid berkurang menjadi 18 orang. Sementara itu, tim-tim lain dan sembilan pabrikan tetap melanjutkan kompetisi, termasuk Marc Marquez.
Marquez sebelumnya menyatakan niatnya untuk datang pada penerbangan paling akhir dan segera pulang dengan penerbangan paling awal dari Qatar. Selain tantangan non-teknis tersebut, para pembalap juga harus menghadapi ujian di atas lintasan, di mana Jorge Martin dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis pada hari Jumat akibat cedera pergelangan tangan, sementara Alex Marquez absen karena operasi bahu dan posisinya digantikan oleh Iker Lecuona di tim Gresini.
Sumber: Iwanbanaran







