Auto News

Motor Touring Suzuki GSX-S1000GX+ Tantang Dominasi BMW S 1000 XR

Motor Touring Suzuki GSX-S1000GX+ Tantang Dominasi BMW S 1000 XR
Daftar Isi
  1. Alasan Pemilik BMW Jarang Beralih
  2. Suzuki Hadirkan GSX-S1000GX+
  3. Performa Mesin dan Sistem Pengereman
  4. Kombinasi Karakter GT+ dan V-Strom
  5. Suspensi Elektronik Canggih
  6. Keandalan Tinggi dan Biaya Perawatan
  7. Perbandingan Harga dan Kesimpulan

BMW telah lama membangun loyalitas merek di dunia motor touring melalui rekayasa teknik Jerman, kenyamanan jarak jauh, dan teknologi yang berpusat pada pengendara. Namun, dominasi pabrikan asal Eropa tersebut kini mendapat tantangan serius dari produsen asal Jepang yang menawarkan keandalan tinggi dengan karakter khas serta harga yang lebih kompetitif seperti dilaporkan TopSpeed.

Alasan Pemilik BMW Jarang Beralih

BMW telah mengembangkan ekosistem yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengendara jarak jauh tanpa kelelahan. Salah satu contoh utamanya adalah model S 1000 XR yang memadukan performa superbike dari seri S1000 dengan ergonomi tegak, perlindungan angin, serta berbagai fitur bantuan pengendara mutakhir. Fitur-fitur berteknologi tinggi ini membuat para pemiliknya sangat bergantung dan enggan beralih ke merek lain.

Kendati demikian, pabrikan asal Jepang mulai masuk ke segmen ini dengan menggabungkan keunggulan mereka bersama cetak biru khas BMW. Meskipun tidak sepenuhnya meniru rival asal Jerman tersebut, motor buatan Jepang menawarkan pengalaman yang sangat mirip dengan reputasi keandalan yang luar biasa serta harga yang lebih terjangkau.

Suzuki Hadirkan GSX-S1000GX+

Suzuki memperkenalkan GSX-S1000GX+ di segmen crossover untuk merespons dominasi BMW S 1000 XR. Motor ini tidak dibangun dari nol, melainkan mengandalkan platform yang sudah teruji seperti K5, S1000GT+, dan V-Strom guna menyatukan berbagai keunggulan dalam satu paket.

Dari sisi teknologi, motor ini dibekali rangkaian sistem elektronik Suzuki Intelligent Ride System yang mencakup tiga mode berkendara, sistem TRL untuk mengontrol traksi, torsi gelinding, dan wheelie. Terdapat pula Motion Track Brake System yang mengatur tekanan pengereman secara terus-menerus berdasarkan sudut kemiringan, quickshifter dua arah, kendali jelajah, kontrol bergantung kemiringan, layar TFT 6,5 inci, serta konektivitas mySPIN.

Performa Mesin dan Sistem Pengereman

Suzuki menyematkan mesin empat silinder segaris 999cc pendingin cairan berkonfigurasi langkah panjang yang diturunkan dari GSX-R1000. Mesin tersebut disetel ulang untuk peran crossover sehingga mampu menghasilkan tenaga sekitar 150 daya kuda pada 11.000 rpm dan torsi puncak antara 70 hingga 80 pon-kaki pada 9.250 rpm.

Untuk sektor pengereman, motor ini menggunakan kaliper depan monobloc empat piston dari Brembo yang dipadu piringan baja tahan karat 310 milimeter. Sementara itu, roda belakang mengandalkan kaliper Nissin piston tunggal dengan piringan 240 milimeter yang dirancang agar lebih progresif.

Kombinasi Karakter GT+ dan V-Strom

Model GX+ mengambil arsitektur inti dari platform GT+ dan memadukannya dengan elemen V-Strom 1050 untuk menghadirkan kenyamanan penjelajah serta ergonomi motor adventure (ADV). Motor ini mempertahankan mesin empat silinder dan kotak penyimpanan samping keras berkapasitas 36 liter dalam sasis tinggi dengan roda 17 inci. Dari sisi ADV, motor ini mengadopsi posisi duduk tegak, setang lebih lebar, dan suspensi lebih tinggi untuk meredam guncangan.

Suspensi Elektronik Canggih

GSX-S1000GX+ menggunakan rangka twin-spar aluminium dan lengan ayun paduan aluminium yang serupa dengan saudaranya, GT+. Namun, pengaturan suspensinya dirancang khusus untuk crossover dengan jarak travel suspensi 5,9 inci dan jarak ke tanah 6,1 inci.

Model ini mencetak sejarah sebagai motor produksi massal pertama Suzuki yang menggunakan suspensi semi-aktif kendali elektronik bernama Suzuki Advanced Electronic Suspension (SAES). Sistem cerdas ini didukung garpu depan terbalik Showa EERA 43 milimeter, monosok tipe tautan di bagian belakang, serta unit pengukur inersia (IMU) enam sumbu dari Bosch.

Keandalan Tinggi dan Biaya Perawatan

Keunggulan lain yang ditawarkan Suzuki adalah keandalan mesin yang telah teruji selama dua dekade sejak pertama kali diperkenalkan pada K5 GSX-R1000. Mesin tersebut telah disempurnakan dan digunakan pada berbagai model kelas liter Suzuki, termasuk GSX-S1000, Katana, GSX-S1000GX+, dan GSX-S1000GT+.

Jaringan servis yang luas serta biaya operasional yang lebih rendah menjadi nilai tambah bagi pemilik Suzuki dibandingkan BMW yang mematok tarif lebih tinggi untuk servis dan suku cadang. Meskipun komponen elektronik tertentu seperti suspensi semi-aktif tetap membutuhkan biaya perbaikan yang tidak murah, motor crossover Suzuki ini dinilai memiliki daya tahan yang mampu melampaui rivalnya.

Perbandingan Harga dan Kesimpulan

BMW S 1000 XR dibanderol seharga 18.825 dolar Amerika Serikat, sedikit di bawah Suzuki GSX-S1000GX+ yang dipatok pada harga 18.949 dolar Amerika Serikat. Kendati demikian, model dasar BMW tidak menyertakan perlengkapan premium seperti suspensi elektronik, kendali jelajah, dan quickshifter yang harus dibeli melalui paket terpisah.

Pembeli BMW harus merogoh kocek hingga sekitar 24.000 dolar Amerika Serikat untuk mendapatkan fitur-fitur yang sudah disediakan Suzuki secara langsung dari pabrik. Walaupun BMW tetap unggul dalam hal sejarah pariwisata dan loyalitas merek, kehadiran GSX-S1000GX+ dengan kemampuan setara tanpa tambahan biaya pajak teknologi memicu pertanyaan mengenai seberapa lama loyalitas merek dapat membenarkan selisih harga yang curam tersebut.

Sumber: TopSpeed

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *