Industri kendaraan roda dua listrik di India mencatatkan rekor penjualan ritel bulanan tertinggi untuk bulan kedua berturut-turut menjelang perayaan Diwali. Sebanyak 209 produsen skuter, sepeda motor, dan moped listrik mengirimkan total 223.847 unit pada Oktober 2026, naik 48 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Lonjakan Penjualan dan Kinerja Merek Utama
Angka penjualan Oktober tersebut meningkat 7 persen secara bulanan dibandingkan pencapaian September 2026 yang mencatatkan 208.705 unit. Capaian ini sekaligus menandai bulan ketiga tahun ini dengan penjualan melampaui angka 200.000 unit setelah Juli dan September. Secara keseluruhan, total penjualan dalam sepuluh bulan pertama tahun 2026 telah melampaui angka tahun 2025 secara penuh.
Pemimpin pasar TVS Motor Co mencetak rekor dengan menjual 60.429 unit atau naik 94 persen secara tahunan, menjadikannya produsen roda dua listrik asal India pertama yang menembus angka 60.000 unit dalam satu bulan. Model iQube dan Orbiter mendominasi penjualan, sementara adopsi model BaaS (Battery-As-A-Service) turut mendongkrak permintaan konsumen.
Bajaj Auto menyusul di posisi kedua dengan penjualan 49.067 unit melalui produk andalannya, Chetak, yang mencatatkan kenaikan 51 persen secara tahunan. Sementara itu, Ather Energy membukukan penjualan 31.796 unit dengan pangsa pasar 14 persen, disusul oleh Hero MotoCorp (Vida) yang mencatat rekor tertinggi 29.001 unit atau melonjak 81 persen.
Dinamika Produsen Lain di Pasar India
Di sisi lain, Ola Electric menjadi satu-satunya merek dalam daftar sepuluh besar yang mengalami penurunan penjualan. Pengiriman Ola tercatat turun 26 persen secara tahunan menjadi 12.096 unit akibat persaingan yang semakin ketat di pasar domestik.
Sejumlah pemain lain seperti Greaves Electric Mobility mencatatkan 10.838 unit, River Mobility dengan 6.796 unit, Bgauss Auto sebanyak 5.554 unit, E-Sprinto Green Energy mencapai 2.124 unit, serta Motovolt Mobility dengan 1.702 unit. Enam merek teratas menguasai 87 persen dari total pangsa pasar motor listrik di negara tersebut.
Dengan momentum perayaan hari raya yang berlanjut pada awal November, industri kendaraan roda dua listrik India diproyeksikan mampu mendekati target ambisius hingga melampaui 2,2 juta unit penjualan secara keseluruhan pada akhir tahun 2026.






