Auto News

Rimac Bantu BMW Kembangkan Dua Mobil Rahasia Terbaru

Rimac Bantu BMW Kembangkan Dua Mobil Rahasia Terbaru
Daftar Isi
  1. Kolaborasi Sistem Baterai dan Model Baru
  2. Strategi Memenangi Kontrak Pasokan BMW
  3. Ekspansi Teknologi dan Kebebasan Keputusan

Produsen otomotif asal Kroasia, Rimac, memperluas kerja sama yang sudah terjalin dengan BMW untuk mengembangkan dua model kendaraan misterius baru. Kolaborasi ini menyusul pengembangan sistem baterai bersama yang pertama kali diterapkan pada model i7.

Kolaborasi Sistem Baterai dan Model Baru

Sistem baterai hasil pengembangan bersama ini menggabungkan sel silindris litium-ion Gen6 4695 buatan pabrikan asal Jerman tersebut dengan teknologi berbasis modul Gen5 ke dalam arsitektur berskala. Rimac memproduksi sistem baterai tersebut di kampusnya yang terletak dekat Zagreb, seperti dilaporkan CarScoops. Dalam wawancara dengan Auto News, pimpinan Rimac, Mate Rimac, menyatakan bahwa saat ini ada dua mobil lagi dalam tahap pengembangan bersama BMW. Belum ada pengumuman resmi mengenai spesifikasi kedua model tersebut, sehingga publik hanya bisa berspekulasi bahwa kendaraan baru itu kemungkinan besar berasal dari lini Neue Klasse milik BMW.

Strategi Memenangi Kontrak Pasokan BMW

Dalam kesempatan yang sama, Mate Rimac membagikan cerita mengenai proses perolehan kontrak pasokan penting dengan BMW. Ia mengajak para eksekutif BMW berkeliling Kampus Rimac saat fasilitas tersebut masih dalam tahap awal pembangunan dan menunjukkan lokasi jalur produksi khusus BMW yang ia siapkan di sana. Pihak BMW awalnya menyatakan belum memiliki kontrak apa pun dengan Rimac.

Mate Rimac menegaskan komitmen perusahaannya dengan mengatakan, “Itu tidak masalah, saya sedang membangunnya untuk Anda.” Ia juga menambahkan bahwa standar tinggi pabrikan Jerman tersebut menuntut keunggulan teknis maupun komersial. “BMW adalah merek premium. Anda harus menjadi yang terbaik secara teknis dan komersial untuk memasok mereka. Mereka harus kompetitif di pasar dan tidak bisa membayar mahal untuk mendapatkan komponen dari perusahaan yang tidak dioptimalkan. Untuk memenangkan bisnis itu, kami harus lebih baik dari semua orang di pasar baik secara teknis maupun komersial,” ujarnya.

Ekspansi Teknologi dan Kebebasan Keputusan

Teknologi buatan Rimac kini telah digunakan oleh berbagai kendaraan ternama seperti Koenigsegg Regera, Aston Martin Valkyrie, Porsche 911 GTS T-Hybrid, serta kendaraan listrik Ceer asal Arab Saudi. Pada bulan September, sekelompok investor membeli saham Porsche sebesar 21 persen di Rimac Group serta 45 persen saham di usaha patungan Bugatti Rimac.

Terlepas dari pengaruh Porsche, Mate Rimac menyebutkan bahwa perusahaannya kini dapat mengambil keputusan secara lebih cepat. “Perusahaan besar seperti Porsche selalu sadar risiko dan menghindari risiko, serta proses pengambilan keputusannya panjang,” kata Mate Rimac kepada CarScoops. “Sekarang saya dapat duduk bersama tim manajemen saya, membuat keputusan, dan langsung berjalan. Sesuatu yang tadinya butuh waktu enam bulan untuk diputuskan sambil menunggu persetujuan dewan kini bisa selesai jauh lebih cepat.”

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *