Penyedia layanan pengisian kendaraan listrik (EV), Roam, memenangkan kontrak untuk memasang infrastruktur pengisian daya di 14 hotel di Inggris yang dimiliki oleh ProsperCap. Pengerjaan instalasi tersebut sudah dimulai pada September lalu.
Penyediaan Berbagai Kapasitas Soket
Inisiatif ini mencakup total 170 soket pengisian daya kendaraan listrik. Rinciannya terdiri dari 158 soket berkapasitas 22 kilowatt serta 12 soket berkapasitas 50 kilowatt.
Soket dengan daya lebih rendah dapat dimanfaatkan oleh para tamu yang menginap semalam. Sementara itu, pengunjung yang memerlukan pengisian daya dalam waktu lebih cepat bisa memakai unit berkapasitas 50 kilowatt.
CEO Roam, James Randall, menyatakan bahwa konsumen hotel mempunyai kebutuhan pengisian yang bervariasi, mulai dari tamu menginap yang mempunyai waktu luang berjam-jam hingga pengunjung yang butuh isi ulang cepat. Jaringan pengisian di hotel harus mampu melayani kedua kebutuhan tersebut, seperti dilaporkan Charged EVs.
Proyek pengerjaan ini dikerjakan lewat model pengisian daya yang didanai penuh oleh Roam. Skema tersebut membolehkan hotel-hotel partisipan untuk mendirikan infrastruktur pengisian tanpa harus mengeluarkan modal awal dalam jumlah besar.
Integrasi Energi Terbarukan
Menurut Randall, sektor perhotelan memegang peranan krusial dalam jaringan infrastruktur pengisian di Inggris. Kemampuan mengisi daya kendaraan sembari tidur, makan, rapat, atau beraktivitas di hotel dinilai jauh lebih praktis dibandingkan harus berhenti secara khusus di tengah perjalanan.
Acting CEO ProsperCap, Weerachai Amornrat-Tana, mengungkapkan bahwa jumlah tamu yang berpergian menggunakan kendaraan listrik terus bertambah. Ketersediaan pengisian daya yang andal kini menjadi elemen penting yang diantisipasi tamu dari fasilitas hotel mereka.
Seluruh pasokan listrik yang dipakai di hotel-hotel tersebut berasal dari kontrak energi terbarukan. Dengan demikian, para tamu bisa mengisi ulang kendaraan mereka dengan kesadaran bahwa perjalanan yang mereka tempuh menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah.
Sumber: Charged EVs







