Daftar Isi
Volkswagen memutuskan untuk menunda pengembangan mobil listrik Golf demi menghadapi tekanan besar dalam melakukan efisiensi biaya. Langkah ini diambil menyusul penurunan kinerja keuangan perusahaan yang menuntut tindakan cepat.
Krisis Keuangan dan Kebutuhan Penghematan
“Kami tidak boleh membuang waktu dan harus bertindak cepat serta tegas,” ujar CFO sekaligus COO Volkswagen Group, Arno Antlitz, seperti dilaporkan Electrek, setelah perusahaan mengumumkan kerugian kuartalan terbesar sejak skandal emisi pada tahun 2015.
Kerugian operasional Volkswagen Group membengkak hingga 5,9 miliar euro atau setara dengan 6,5 miliar dolar Amerika Serikat pada kuartal ketiga. Kondisi tersebut dipicu oleh penurunan nilai saham Porsche, lemahnya penjualan di pasar Tiongkok, serta margin keuntungan kendaraan listrik yang rendah.
Penghentian Sementara di Pabrik Wolfsburg
Sebagai bagian dari langkah pengendalian biaya terbaru, Volkswagen menghentikan sementara pengembangan Golf bertenaga listrik penuh di pabrik utama mereka yang terletak di Wolfsburg, Jerman. “Kami benar-benar tidak mampu membiayai pekerjaan ini sekarang,” tutur CEO merek VW, Thomas Schäfer, dalam memo internal yang ditinjau pada hari Jumat.
Memo tersebut menyebutkan bahwa pabrik Wolfsburg, yang dikenal sebagai pusat dari merek VW, saat ini masih mengalami kekurangan anggaran sekitar 300 juta euro atau setara dengan 334,5 juta dolar Amerika Serikat dari target penghematan biaya yang telah ditetapkan. Schäfer menyampaikan bahwa keputusan tersebut tidak mudah diambil mengingat nilai historis model Golf bagi pabrik Wolfsburg.
Strategi Restrukturisasi dan Rencana Peluncuran
Keputusan penundaan ini menyusul langkah Dewan Pengawas Volkswagen yang menyetujui strategi restrukturisasi bertajuk “Future Plan 2030” pada bulan lalu. Rencana tersebut mencakup pengurangan tenaga kerja global sebanyak 100.000 orang, penyederhanaan jajaran produk, serta penutupan sejumlah pabrik di Jerman.
Sebelumnya, Volkswagen merencanakan peluncuran Golf listrik pada tahun 2028, namun Schäfer mengonfirmasi bahwa jadwal tersebut mundur mendekati tahun 2030. Penundaan itu disebabkan oleh proses pengembangan platform Scalable Systems Platform (SSP) yang bermitra dengan Rivian dan memakan waktu lebih lama dari perkiraan.
Kendaraan yang diperkirakan akan hadir dengan nama ID. Golf ini akan menjadi salah satu model perdana yang menggunakan platform baru tersebut. Meskipun pengembangan dihentikan sementara, dewan kerja VW menyatakan bahwa jeda ini tidak akan menggeser jadwal peluncuran akhir dan berjanji mengejar ketertinggalan waktu.
Volkswagen dijadwalkan mulai merakit Golf listrik di pabrik Wolfsburg menjelang akhir dekade ini, sementara produksi model berbahan bakar bensin akan dialihkan ke Meksiko pada tahun 2027.
Sumber: Electrek








