Auto Sport

Kajian Kembalinya F1 ke Malaysia Disampaikan ke Kabinet

Kajian Kembalinya F1 ke Malaysia Disampaikan ke Kabinet

Pengelola Sirkuit Internasional Sepang (SIC) akan menyerahkan hasil studi kelayakan terkait kembalinya ajang balap Formula 1 secara permanen di Malaysia kepada pihak kabinet pada pekan ketiga atau akhir bulan ini. Langkah tersebut dilakukan menyusul besarnya desakan publik agar Sepang kembali masuk ke dalam kalender resmi F1.

Aspek Biaya dan Kesiapan Infrastruktur

Chief Executive Officer (CEO) SIC, Azhan Shafriman Hanif, menjelaskan bahwa kajian tersebut memuat beberapa poin utama, di antaranya estimasi biaya penyelenggaraan, kesiapan lintasan serta infrastruktur pendukung, hingga potensi keuntungan ekonomi dari gelaran F1. Dalam menyusun studi ini, SIC berkolaborasi dengan Kementerian Keuangan serta Kementerian Belia dan Sukan Malaysia, sembari menyerap masukan dari sektor swasta seperti industri perhotelan dan kuliner.

Azhan menegaskan bahwa seluruh aspek harus diperhitungkan secara menyeluruh karena ajang F1 merupakan proyek berskala nasional yang membutuhkan persiapan besar. Keterangan tersebut disampaikan Azhan kepada awak media setelah berakhirnya gelaran MotoGP Malaysia di SIC yang dimenangi oleh Marc Marquez.

Peluang Slot Balapan dan Mekanisme Pembiayaan

Mengenai peluang kembali ke kalender F1, Azhan menyebutkan bahwa berdasarkan diskusi awal dengan pemegang hak komersial F1, Liberty Media, slot penyelenggaraan untuk Malaysia kemungkinan baru terbuka pada 2029. Seperti dilaporkan Paul Tan’s Automotive News dari kantor berita Bernama, SIC berencana melakukan pembicaraan lanjutan dengan pihak F1 untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama lain dalam waktu dekat.

Faktor besarnya biaya investasi dan kebutuhan infrastruktur menjadi pertimbangan paling krusial bagi pihak pengelola. Sebagai solusi, SIC sedang mengkaji skema ‘mekanisme pajak F1’ agar hasil dari perputaran ekonomi selama ajang berlangsung dapat disalurkan kembali ke pemerintah guna membantu mengembalikan modal investasi yang telah dikeluarkan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *