Auto Niaga

LiveWire Rilis Peringatan Keras Soal Kelangsungan Bisnis

LiveWire Rilis Peringatan Keras Soal Kelangsungan Bisnis

LiveWire, merek motor listrik yang berawal dari lini produk Harley-Davidson pada tahun 2019, melayangkan peringatan serius mengenai potensi kelangsungan operasional perusahaan ke depan. Manajemen perusahaan menilai tantangan finansial yang dihadapi saat ini sangat berat untuk dilewati.

Kinerja Keuangan Kuartal Ketiga

Seperti dilaporkan The Driven, LiveWire merilis laporan keuangan kuartal ketiga pada hari Kamis (20/11), yang menunjukkan kerugian bersih konsolidasian sebesar 18,6 juta dolar AS serta pendapatan operasional negatif sebesar 14,7 juta dolar AS. Meskipun demikian, penjualan unit motor listrik mengalami kenaikan 31 persen secara tahunan menjadi 241 unit, sementara pendapatan bertumbuh sebesar 1,7 juta dolar AS hingga mencapai 2,7 juta dolar AS. Kendati mencatat pertumbuhan penjualan, divisi tersebut tetap membukukan kerugian operasional senilai 17 juta dolar AS yang memperlihatkan besarnya tekanan finansial yang tengah dihadapi.

Manajemen menyatakan bahwa kondisi serta berbagai peristiwa yang terjadi menimbulkan keraguan besar mengenai kapasitas perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya dalam kurun waktu satu tahun mendatang. Pihak perusahaan menyoroti kerugian operasional yang terus berulang, arus kas operasional yang negatif, sumber likuiditas yang terbatas, serta proyeksi kebutuhan pendanaan di masa depan sebagai pemicu utama penilaian tersebut. Guna mengatasi situasi ini, perusahaan tetap berupaya mengevaluasi dan mencari berbagai alternatif pembiayaan serta langkah strategis, termasuk penggalangan modal dalam jumlah besar, kemitraan strategis, investasi, maupun penjualan aset.

Pembentukan Komite Restrukturisasi

Kendati upaya pencarian pendanaan terus berjalan, manajemen mengingatkan bahwa tidak ada jaminan segala ikhtiar tersebut akan membuahkan hasil atau transaksi dapat terlaksana dengan ketentuan yang dapat diterima oleh perusahaan, para pemegang hak tanggungan, maupun para pemegang saham. Sebagai tindak lanjut, dewan direksi LiveWire membentuk sebuah komite restrukturisasi khusus untuk melaksanakan peninjauan menyeluruh terhadap kondisi perusahaan dan peluangnya untuk terus berjalan. Bersamaan dengan langkah tersebut, perusahaan juga menarik kembali proyeksi yang sebelumnya telah diumumkan, di mana sebelumnya mereka memperkirakan kerugian operasional penuh tahun 2026 berkisar antara 70 juta hingga 80 juta dolar AS.

Satu-satunya kabar positif dalam laporan kuartal ketiga tersebut adalah pengumuman bahwa pengiriman perdana model S4 Honcho Trail kepada para pelanggan di Amerika Serikat telah dimulai pada Agustus lalu. Selain itu, unit pertama S4 Honcho Street juga sudah dikirimkan kepada para diler pada bulan Oktober.

Perusahaan turut menargetkan agar pengiriman perdana unit S4 Honcho Trail dan Street di wilayah Eropa dapat segera dimulai dalam waktu dekat.

Sumber: The Driven

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *