Tesla meluncurkan fitur Heat Pump Optimization yang memungkinkan Powerwall 3 dan Powerwall 3P tiga fasa memberikan sinyal kepada heat pump yang kompatibel. Fitur ini berfungsi agar sistem pemanas dapat beroperasi lebih giat untuk menyimpan energi surya yang murah atau berlebih sebagai air panas.
Cara Kerja Optimalisasi Heat Pump Tesla
Berdasarkan halaman dukungan Tesla, Powerwall memantau tarif listrik dan produksi energi surya sepanjang hari kemudian mengirimkan salah satu dari dua sinyal ke heat pump, yaitu berjalan normal atau peningkatan (boost). Saat menerima perintah boost, heat pump memanaskan air melebihi kebutuhan rumah tangga saat itu, biasanya dimasukkan ke dalam tangki air panas domestik atau tangki penyangga.
Panas yang tersimpan tersebut kemudian diandalkan untuk memenuhi kebutuhan rumah pada jam-jam tarif listrik mahal, saat heat pump tidak perlu bekerja terlalu berat. Pemicu perintah boost ini bergantung pada mode pengoperasian Powerwall. Dalam mode Self-Powered, peningkatan hanya terjadi apabila terdapat surplus energi surya setelah beban rumah lainnya tercukupi. Sementara dalam mode Savings, peningkatan dilakukan ketika energi surya tersedia atau saat tarif listrik dari jaringan mencapai harga termurah berdasarkan perkiraan tarif 24 jam.
Pihak Tesla Energy menyampaikan melalui platform X bahwa fitur tersebut memungkinkan Powerwall memaksimalkan pemanasan ketika terdapat kelebihan energi surya atau saat energi berharga murah.
Keterlibatan Standar SG-Ready
Fitur ini tidak menggunakan integrasi berbasis awan (cloud) dengan merek heat pump tertentu, melainkan mengandalkan sambungan kabel fisik. Sistem ini berjalan menggunakan standar SG-Ready (Smart Grid Ready), sebuah label yang diperkenalkan oleh Asosiasi Heat Pump Jerman (BWP) pada tahun 2012 bersama 17 produsen. Standar ini memanfaatkan dua kontak relai pada heat pump untuk memberi sinyal empat status operasional, mulai dari pemutusan utilitas hingga sakelar nyala paksa, meski Tesla hanya menggunakan rekomendasi status normal dan boost.
Persyaratan yang ditetapkan Tesla mencakup Powerwall 3 atau Powerwall 3P dengan firmware versi 26.26 atau yang lebih baru, heat pump bersertifikasi SG-Ready dengan kontak SG-2 yang dapat diakses, serta sambungan fisik antara Powerwall dan heat pump yang dipasang oleh teknisi tersertifikasi Tesla. Pengguna juga memerlukan aplikasi Tesla versi 4.59.1 atau yang terbaru. Sinyal tersebut bersifat sebagai rekomendasi sehingga pengaturan termostat pada heat pump dapat mengabaikannya, serta sistem secara otomatis kembali ke mode normal jika terjadi pemadaman listrik agar Powerwall dapat memprioritaskan beban cadangan.
Tangki air panas berkapasitas 300 liter yang dipanaskan ekstra 30 derajat Celsius dapat menyimpan sekitar 10,5 kWh energi termal. Dengan heat pump yang beroperasi pada COP 3, penyimpanan tersebut hanya memerlukan sekitar 3,5 kWh listrik.
Pasar untuk teknologi ini dinilai cukup besar di Eropa, di mana Jerman mencatatkan penjualan sebanyak 299.000 unit heat pump pemanas pada tahun 2025, yang mencakup hampir separuh dari seluruh sistem pemanas baru yang terjual di negara tersebut. Peluncuran ini melengkapi langkah Tesla Energy yang sebelumnya menghadirkan Powerwall 3P dengan inverter tiga fasa asli untuk pasar Jerman, Austria, dan Swiss.
Sumber: Electrek








