Minda Corporation merencanakan investasi bertahap sekitar Rp376 miliar (200 crore rupee) untuk mendirikan fasilitas manufaktur modul layar otomotif baru di kawasan Pune. Seperti dilaporkan Autocar Professional, langkah strategis ini menargetkan pencapaian lokalisasi kebutuhan layar TFT hingga 70 sampai 80 persen yang saat ini masih bergantung penuh pada impor.
Fasilitas Baru dan Rencana Produksi
Fasilitas manufaktur ramah lingkungan atau greenfield tersebut akan dibangun melalui anak perusahaan yang sepenuhnya mereka miliki, yaitu Minda Instruments. Pabrik ini dijadwalkan mulai berproduksi dalam rentang waktu 12 hingga 18 bulan ke depan sebagai bagian dari strategi perusahaan memperluas kapabilitas manufaktur elektronika otomotif.
Perencanaan ini bergulir setelah Minda Corporation berhasil mengamankan berbagai pesanan layar TFT senilai lebih dari Rp1.880 miliar (1.000 crore rupee) yang mencakup kendaraan roda dua, roda tiga, kendaraan penumpang, serta kendaraan komersial. Pesanan tersebut meliputi ukuran layar lima hingga 12 inci dengan jadwal produksi dimulai pada tahun fiskal 2028.
Pada Agustus 2026, perusahaan telah memperoleh persetujuan pemerintah di bawah skema Electronics Components Manufacturing Scheme untuk perakitan modul layar. Dukungan ini memperlancar rencana membangun kemampuan manufaktur domestik untuk komponen yang selama ini dipasok dari luar negeri.
Strategi Bertahap dan Kinerja Keuangan
Manajemen Minda Corporation menyampaikan dalam panggilan konferensi laba kuartal kedua tahun fiskal 2027 bahwa fase pertama proyek akan berfokus pada integrasi ke belakang guna mendukung bisnis klaster instrumen yang sudah berjalan. Saat ini, portofolio klaster instrumen perusahaan melayani kendaraan roda dua sebesar 40 persen, kendaraan komersial 30 persen, dan kendaraan penumpang sisanya.
Pada tahap kedua, perusahaan akan memperluas bisnis dengan memasok modul layar lengkap secara langsung kepada para produsen kendaraan penumpang. Bisnis Information and Connected Systems milik Minda Corporation yang mencakup klaster instrumen dan perangkat kabel juga mencatat pertumbuhan pendapatan tahun ke tahun sebesar 46 persen pada kuartal tersebut.
Secara konsolidasian, Minda Corporation membukukan rekor pendapatan kuartalan sebesar Rp4.115 miliar dengan kenaikan tahun ke tahun sebesar 42,6 persen, sementara EBITDA meningkat menjadi Rp483 miliar. Perusahaan turut merencanakan pembangunan enam hingga tujuh fasilitas manufaktur baru dalam 12 hingga 24 bulan mendatang untuk berbagai kategori produk.








