Yamaha mendaftarkan tiga nama merek dagang baru secara bersamaan yang langsung menarik perhatian para penggemar balap motor dunia. Berdasarkan laporan TMCBlog.com, dokumen pendaftaran tersebut diajukan pada 16 Oktober 2026 dan mencakup nama YZR M3, TZ M3, serta YZJ M3.
Kaitan dengan Proyek Moto3
Langkah pendaftaran merek dagang ini dinilai memiliki kaitan erat dengan persiapan Yamaha yang akan menjadi pemasok tunggal untuk ajang Moto3 selama enam musim penuh mulai tahun 2008 hingga 2033. Pabrikan asal Jepang tersebut sebelumnya telah membocorkan rencana penggunaan mesin berkapasitas 688cc berkonfigurasi CP2 dengan sudut 270 derajat yang berbasis dari mesin YZF-R7.
Dari ketiga nama yang didaftarkan, YZR M3 dinilai sebagai penamaan yang paling logis untuk digunakan pada motor prototipe Moto3 pabrikan, mengambil inspirasi dari filosofi YZR-M1 di ajang MotoGP. Sementara itu, kehadiran nama TZ M3 dan YZJ M3 memunculkan unsur nostalgia karena menggunakan identitas historis dari era balap masa lalu.
Hipotesis Berbagai Skenario
TMCBlog.com merumuskan sejumlah hipotesis mengenai peruntukan ketiga nama baru tersebut. Skenario pertama dan yang paling realistis menempatkan YZR M3 sebagai motor prototipe Moto3, TZ M3 sebagai versi *production racer* untuk tim privatir di kejuaraan nasional, serta YZJ M3 sebagai varian khusus untuk pasar domestik Jepang di All Japan Championship.
Skenario berikutnya mengarah pada kemungkinan regulasi kelas utama MotoGP yang akan beralih ke mesin 800cc, di mana YZR M3 digunakan untuk motor pabrikan dan TZ M3 sebagai versi replika untuk *track day*. Skenario ketiga yang bersifat spekulatif adalah kemungkinan kembalinya mesin dua tak melalui lini TZ, meski dinilai cukup berat diwujudkan di tengah regulasi emisi modern saat ini.
Sumber: TMCBlog.com








