Auto News

Isuzu Pertimbangkan Beli Kredit Emisi untuk D-Max dan MU-X

Isuzu Pertimbangkan Beli Kredit Emisi untuk D-Max dan MU-X

Isuzu menyatakan kesiapannya untuk membeli kredit emisi dari produsen kendaraan rendah emisi guna menjaga daya saing model diesel D-Max dan MU-X di Australia. Langkah ini diambil karena perusahaan belum memiliki rencana menghadirkan alternatif kendaraan listrik dalam waktu dekat.

Strategi Menghadapi Standar Efisiensi Kendaraan

Pemerintah Australia telah memberlakukan New Vehicle Efficiency Standard (NVES) yang menuntut produsen untuk menekan rata-rata emisi karbon dioksida dari armada mereka. Karena jajaran produk Isuzu di Australia saat ini hanya terdiri dari model bermesin diesel, perusahaan tidak memiliki kendaraan hibrida atau listrik untuk membantu menurunkan rata-rata emisi tersebut.

Berdasarkan laporan EV Central, Isuzu berencana menyebarkan beban finansial dari kebijakan ini ke seluruh rantai pasokan dan operasional bisnis mereka. Tujuannya adalah untuk meminimalkan kenaikan harga bagi konsumen. Rod Caldwell, General Manager Eksekutif Kantor MD dan Kantor Audit Internal Isuzu Ute Australia, menegaskan bahwa pembelian kredit emisi menjadi opsi yang serius dipertimbangkan.

“Strateginya adalah kami akan melakukan segala upaya agar dampaknya sekecil mungkin bagi pengguna akhir. Jika itu berarti kami perlu membeli kredit, kami tidak mengatakan bahwa kami tidak akan melakukannya,” ujar Caldwell kepada EV Central.

Berbagi Beban Biaya

Di bawah aturan NVES, produsen yang melampaui target emisi dapat menghasilkan kredit yang dapat diperdagangkan kepada pihak yang mengalami kekurangan. Caldwell menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk melindungi konsumen dari lonjakan harga yang berlebihan. Meskipun demikian, perusahaan tidak menjanjikan bahwa harga kendaraan akan sepenuhnya bebas dari kenaikan.

“Kami ingin meminimalkan dampaknya. Kami harus menyerap sebagian, pihak pabrik harus menyerap sebagian. Pada akhirnya, pabrik adalah pihak yang bertanggung jawab atas penalti, bukan kami, tetapi kami harus mencapai kesepakatan tentang bagaimana membagi beban ini,” tambah Caldwell.

Isuzu berpendapat bahwa permintaan untuk elektrifikasi di segmen kendaraan niaga dan SUV off-road yang mereka geluti masih terbatas. Selain itu, perusahaan baru-baru ini mengonfirmasi tidak akan mengimpor varian D-Max bertenaga listrik murni ke pasar Australia.

Caldwell menekankan bahwa pendekatan pembelian kredit emisi ini bersifat sementara. Meskipun belum merinci teknologi apa yang akan digunakan pada model masa depan, ia memastikan bahwa Isuzu akan mengadopsi teknologi baru di masa mendatang.

“Ini tidak akan berlangsung lama. Kami pasti akan memiliki teknologi baru di masa depan,” tutupnya.

Sumber: EV Central

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *