Produsen kendaraan listrik asal Turki, Togg, bersiap memperluas jajaran produknya dengan meluncurkan model ketiga pada Juni 2027. Model baru yang diberi nama Togg T6X ini dirancang sebagai SUV listrik berukuran lebih kecil dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan model yang sudah ada.
Strategi Harga dan Pengembangan T6X
CEO Togg, Fuat Tosyalı, dalam wawancaranya dengan Anadolu Agency mengungkapkan bahwa perusahaan telah mengembangkan T6X secara khusus agar memiliki harga yang jauh lebih kompetitif di pasar saat ini. Tosyalı menyatakan, “Setelah T10X dan T10F, kami telah secara khusus mengembangkan T6X agar jauh, jauh lebih terjangkau daripada harga pasar saat ini. Kami juga akan menjalankan kampanye yang sesuai.”
Meskipun detail teknis mengenai kendaraan tersebut belum diungkapkan secara rinci, Tosyalı sebelumnya sempat menyampaikan komitmen perusahaan untuk menghadirkan mobil yang paling efisien dan ekonomis dengan perlengkapan terbaik. Desain yang ringkas pada T6X ditujukan untuk memenuhi kebutuhan lalu lintas perkotaan, yang diharapkan dapat meningkatkan persaingan di segmen kendaraan listrik di Turki.
Ekspansi dan Rencana Masa Depan
Rencana peluncuran model ketiga ini pertama kali disinggung oleh CEO Togg pada Januari 2026, saat perusahaan merayakan produksi kendaraan listrik ke-100.000. Saat itu, model tersebut direncanakan masuk dalam segmen B untuk menjangkau khalayak yang lebih luas. Dengan penggunaan nama T6X untuk SUV listrik mendatang, muncul spekulasi mengenai kemungkinan hadirnya varian sedan T6F di masa depan, mengikuti logika penamaan model Togg yang sudah ada. Togg diketahui telah mendaftarkan merek dagang untuk kedua nama tersebut sejak tahun 2023, meskipun varian sedan belum dikonfirmasi secara resmi.
Togg memulai debutnya dengan model SUV T10X pada musim semi 2023, yang kemudian diikuti oleh varian sedan T10F. Awalnya, kendaraan produksi Togg hanya dipasarkan di dalam negeri Turki. Namun, perusahaan mulai melakukan ekspansi internasional pada September 2025 dengan memasuki pasar Jerman. Pemilihan Jerman sebagai pasar luar negeri pertama didasarkan pada besarnya populasi diaspora Turki di negara tersebut, yang diharapkan menjadi basis konsumen potensial bagi merek ini.
Sumber: electrive.com





