Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa impresif pada sesi Free Practice 1 (FP1) Moto3 Grand Prix Qatar di Sirkuit Internasional Lusail. Seperti dilaporkan Iwanbanaran.com, Veda sukses mengamankan posisi keenam dengan selisih waktu 0,982 detik dari pembalap tercepat, Maximo Quiles.
Bedah Performa Sektor Lintasan Veda Ega
Berdasarkan data Best Partial Times dari Dorna, pembalap Honda Team Asia ini memperlihatkan kecepatan yang sangat kompetitif di hampir semua sektor lintasan. Pada sektor pertama (T1), Veda menorehkan waktu 33,403 detik, bersaing ketat dengan Quiles yang mencatatkan 33,269 detik. Memasuki sektor kedua (T2), Veda mencatat waktu 30,938 detik sebelum bangkit di sektor ketiga (T3) dengan raihan 28,035 detik, yang mengungguli catatan waktu sejumlah pembalap lain.
Sorotan utama tertuju pada aksi Veda di sektor terakhir (T4) yang membutuhkan teknik pengereman matang serta traksi optimal saat keluar tikungan. Di area ini, Veda membukukan waktu 32,548 detik, yang menempatkannya sebagai pembalap tercepat kedua di sektor tersebut di bawah Maximo Quiles yang mencetak 32,331 detik.
Catatan Waktu Keseluruhan dan Kecepatan Puncak
Dari keseluruhan kombinasi waktu terbaik di tiap sektor, Veda mengantongi Ideal Time 2 menit 05,024 detik, hanya terpaut 1,152 detik dari Ideal Time milik Quiles. Torehan tersebut bahkan melampaui catatan waktu pembalap seperti David Almansa dan Adrian Fernandez.
Secara keseluruhan, Best Lap Time Veda berada di angka 2 menit 05,125 detik yang membawanya bertengger di peringkat keenam, mengalahkan pembalap berpengalaman termasuk Scott Ogden dan Ryusei Yamanaka. Mencatatkan kecepatan puncak atau top speed hingga 242,1 km/jam, Veda Ega Pratama kini menebar ancaman serius bagi para rivalnya jelang sesi-sesi berikutnya di Qatar.
Sumber: Iwanbanaran







