Daftar Isi
PT Hyundai Motors Indonesia bersiap meluncurkan kendaraan listrik terbarunya, Hyundai Neira, dalam ajang Gaikindo Auto Week 2026. Model sport utility vehicle berkapasitas tujuh penumpang ini sebelumnya telah diperkenalkan sebagai prototipe pada pameran GIIAS 2026 dan direncanakan untuk diproduksi secara lokal di Cikarang, Jawa Barat.
Asal Usul Nama dan Jadwal Peluncuran
Menurut laporan Carmudi Indonesia, nama Neira diambil dari Banda Neira di Maluku yang terkenal dengan keindahan alam, budaya, dan sejarahnya. Pemilihan tersebut bertujuan menampilkan identitas Nusantara sekaligus memperkenalkan kekayaan Indonesia ke kancah global, mengikuti jejak penggunaan nama Cartenz pada model sebelumnya. Pameran Gaikindo Auto Week 2026 yang dijadwalkan pada 20 sampai 29 November 2026 di ICE BSD City, Tangerang, akan menjadi lokasi peluncuran sekaligus pembukaan keran pemesanan perdana bagi konsumen.
Desain dan Spesifikasi Kendaraan
Sebagai SUV keluarga dengan tiga baris bangku, Neira mengusung tampilan futuristis bergaris bodi tegas, lampu LED, serta pelindung bodi bawah yang memberikan kesan tangguh. Mobil ini memiliki jarak terendah ke tanah atau ground clearance setinggi 200 mm untuk kenyamanan melintasi berbagai kondisi jalan, serta kemudahan akses menuju baris ketiga. Fitur teknologi yang disematkan meliputi Bluelink untuk pemantauan dan kendali jarak jauh lewat ponsel, serta Blind-spot View Monitor guna membantu pengawasan titik buta melalui panel instrumen digital. Meskipun demikian, rincian teknis seperti kapasitas baterai, tenaga motor, torsi, dan jarak tempuh masih belum diungkapkan secara resmi oleh pihak pabrikan.
Produksi Lokal dan Prediksi Harga
Kendaraan ini bakal dirakit di fasilitas Hyundai Motor Manufacturing Indonesia di Cikarang dengan target tingkat komponen dalam negeri melampaui 60 persen. Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, menyatakan bahwa pencapaian komponen lokal tersebut didukung oleh pabrik baterai yang sudah berdiri di Karawang. Mengenai banderol, mobil listrik keluarga ini diprediksi akan dipasarkan pada kisaran harga Rp350 juta hingga Rp400 juta, kendati kepastian harga resminya masih menanti pengumuman lebih lanjut dari perusahaan.
Sumber: Carmudi Indonesia







