Daftar Isi
Perusahaan teknologi Flock Safety tetap melanjutkan pemasangan dan penggantian kamera pembaca pelat nomor otomatis di Kota Plymouth, Minnesota, Amerika Serikat, meskipun kontrak kerja sama telah dibatalkan oleh pemerintah kota setempat. Kejadian ini terjadi setelah kepala kepolisian sebelumnya memerintahkan agar perangkat pemantau tersebut dicabut aliran listriknya.
Penggantian Kamera di Lokasi
Seperti dilaporkan The Drive pada Rabu, sebuah mobil Chevrolet Suburban hitam terlihat terparkir di trotoar sisi barat Jalan Rockford, tepat di sebelah barat Jalan Raya 494. Seorang pekerja tampak berada di atas tangga untuk memperbaiki dan mengganti kamera Flock yang terpasang di tiang.
Pekerja tersebut mengonfirmasi kepada The Drive bahwa dirinya dipekerjakan oleh Flock Safety berdasarkan perintah kerja untuk mengganti kamera yang lama. Perangkat lama yang diganti tersebut sebelumnya telah dicabut dayanya atas perintah Kepala Kepolisian Plymouth, Eric Fadden. Pekerja yang menolak menyebutkan nama maupun identitas perusahaannya itu menyatakan bahwa kamera lama diganti dengan alasan rusak, serta menolak menunjukkan dokumen perintah kerja. Kamera pengganti baru tersebut terlihat memiliki ukuran fisik yang lebih besar daripada perangkat sebelumnya.
Setelah menolak memberikan keterangan lebih lanjut, pekerja tersebut masuk ke dalam mobil dan melakukan panggilan telepon. Tidak lama kemudian, sebuah mobil SUV hitam serupa dengan kaca gelap tiba di lokasi parkir, meski tidak ada orang yang keluar dari kendaraan tersebut.
Pemutusan Kontrak dan Penonaktifan Perangkat
Dewan Kota Plymouth sebelumnya telah melakukan pemungutan suara pada 22 September untuk menghentikan penggunaan serta mengakhiri kontrak dengan sistem ALPR milik Flock Safety. Keputusan tersebut diambil hampir tiga bulan setelah empat petugas kepolisian setempat menyergap seorang warga dan istrinya secara keliru usai melacak mereka menggunakan kamera Flock selama berhari-hari.
Seulan setelah pemungutan suara tersebut, kamera pengawas masih terpasang dan pihak perusahaan dinilai mengabaikan pembatalan kontrak. Kepala Kepolisian Eric Fadden mengatakan kepada The Drive bahwa pihaknya memutuskan untuk mencabut kabel daya perangkat secara mandiri agar kamera dipastikan tidak berfungsi merekam pelat nomor.
Plymouth bukan menjadi satu-satunya wilayah yang mengalami kejadian serupa, di mana perusahaan penyedia ALPR tersebut mendatangi kembali dan memasang perangkat setelah pemerintah kota mencopotnya, seperti yang terjadi di Dayton, Minnesota.
Tanggapan Pihak Kepolisian dan Perusahaan
Ketika dimintai konfirmasi mengenai pemasangan kamera baru di lokasi perangkat yang sebelumnya telah dicabut, Kepala Kepolisian Fadden menyatakan pihaknya segera menerjunkan petugas ke lapangan untuk menyelidiki situasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian sama sekali tidak mengetahui adanya pemasangan perangkat pengganti.
Sementara itu, juru bicara Flock Safety memberikan tanggapan kepada The Drive bahwa pencabutan kabel kamera sebelum proses pembatalan selesai secara resmi telah memicu pesanan pemeliharaan otomatis. Pihak perusahaan mengeklaim bahwa saat perintah kerja yang tersisa dihapus, satu pesanan terlewat secara tidak sengaja.
Pihak perusahaan mengeklaim kamera yang baru dipasang tersebut tidak mengumpulkan data apa pun. Flock Safety menambahkan bahwa seluruh perintah pencabutan telah dipercepat kembali dan seluruh unit kamera akan segera disingkirkan dalam beberapa pekan ke depan.
The Drive kemudian memeriksa kembali lokasi kamera di Plymouth yang sempat diganti dan mencatat bahwa perangkat tersebut kini dalam keadaan terhubung ke sumber listrik. Kondisi itu mengindikasikan bahwa perangkat tersebut mendapat pasokan daya dan berpotensi mengumpulkan data karena tersambung dengan panel surya serta baterai.
Sumber: The Drive








