Jeep memperkenalkan Wrangler Scrambler SRT Concept dalam ajang pameran SEMA di Las Vegas. Kendaraan roda empat tersebut dipastikan masuk jalur produksi massal sebagai bagian dari rencana besar Stellantis hingga tahun 2030.
Spesifikasi dan Fitur Off-Road
Model ini mengusung suspensi depan independen dengan travel roda depan mencapai 14 inci serta bagian belakang sepanjang 15 inci. Seluruh roda menggunakan peredam kejut Fox berukuran 2,5 inci.
Tim Kuniskis menjelaskan kepada para pengunjung di SEMA bahwa kendaraan ini dirancang khusus untuk melewati jalur gurun berkecepatan tinggi dengan kemampuan yang lebih baik ketimbang gardan kaku konvensional. Pengembangan suspensi depan tersebut melibatkan pebalap off-road Casey Currie, yang sebelumnya telah diuji melalui ajang NORA 500.
Pihak Jeep menyatakan bahwa penggunaan suspensi depan independen bertujuan meningkatkan kestabilan, ketepatan kemudi, serta pengendalian roda ketika melibas medan berat. Bagian eksterior depan mengusung desain hidung hiu yang terinspirasi dari Gladiator serta model terdahulu, sementara sektor kaki-kaki mempercayakan pelek beadlock serta ban lumpur berukuran 37 inci dari BFGoodrich.
Interior dan Dapur Pacu
Kendaraan dua pintu ini dilengkapi jok belakang yang dapat dilepas serta diputar 180 derajat. Kepada The Drive secara eksklusif, Kuniskis mengatakan bahwa kursi tersebut dapat dilipat rata ke belakang untuk membentuk lantai bak terbuka.
Selain itu, bagian penutup belakang camper dapat dilepas menyerupai model Chevrolet K5 Blazer klasik. Konfigurasi tersebut membuat penumpang di baris belakang mendapati posisi duduk serupa kabin Wrangler empat pintu.
Sektor dapur pacu mengandalkan mesin Hemi V8 berkapasitas 6,4 liter yang mampu menghasilkan tenaga 470 daya kuda serta torsi puncak 470 pon-kaki. Seluruh struktur kendaraan dibangun menggunakan sasis Wrangler, yang membuka peluang perakitan dilakukan di pabrik Toledo Assembly Complex di Ohio, Amerika Serikat.
Pihak produsen belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi maupun kisaran harga kendaraan tersebut. Namun, model ini diperkirakan hadir di pasaran sebelum tahun 2030 dengan estimasi harga melampaui 65.000 dolar Amerika Serikat.
Sumber: The Drive







