Jupiter Wagons Limited (JWL) berhasil mengamankan pesanan dari sektor swasta senilai lebih dari Rs324 crore untuk pengadaan 15 rangkaian (rake) gerbong pengangkut mobil tipe ACT2. Kesepakatan bisnis ini mencakup pesanan dari GATX India Private Limited dan Chetak International Private Limited.
Rincian Pesanan Gerbong ACT2
Perusahaan telah menerima Letter of Intent (LoI) dari GATX India untuk 10 rangkaian gerbong ACT2 yang terdiri dari 270 unit gerbong. Nilai LoI tersebut mencapai Rs214,94 crore, sudah memperhitungkan pajak yang berlaku.
Secara terpisah, Chetak International memberikan pesanan untuk lima rangkaian yang mencakup 135 unit gerbong ACT2 senilai Rs109,10 crore. Total nilai kombinasi dari kedua pesanan swasta tersebut melampaui Rs324 crore, termasuk Pajak Barang dan Jasa (GST).
Ekspansi Bisnis dan Kapasitas Manufaktur
Pesanan terbaru ini menambah jajaran kontrak Jupiter Wagons dengan operator logistik serta penyewaan gerbong swasta. Kesepakatan ini berjalan beriringan dengan kontrak senilai Rs1.140 crore dari Kementerian Kereta Api India untuk pembuat dan pemasok 2.583 gerbong.
Melalui platform ACT2 yang dirancang khusus untuk transportasi moda darat otomotif, perusahaan menargetkan pemenuhan kebutuhan armada dari sektor pemerintah maupun swasta. Managing Director Jupiter Wagons, Vivek Lohia, menjelaskan bahwa permintaan untuk platform ACT2 datang dari penyedia logistik swasta bersamaan dengan program pengadaan rutin Kereta Api India.
Lohia menambahkan bahwa perusahaan akan berfokus pada eksekusi pesanan serta peningkatan kapasitas produksi demi memenuhi permintaan sarana perkeretaapian. Saat ini, Jupiter Wagons mengoperasikan 14 fasilitas manufaktur di seluruh India dengan lini bisnis mencakup gerbong barang, lokomotif, karoseri kendaraan komersial, kontainer maritim ISO, dan komponen kereta api.







